Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Fraksi DPRD Jatim Harap Perubahan PDAB Jadi Perseroda Tingkatkan PAD

 
19 Juli 2019

Fraksi DPRD Jatim Harap Perubahan PDAB Jadi Perseroda Tingkatkan PAD

Fraksi - Fraksi di DPRD Jawa Timur berharap perubahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) menjadi Perseroda, dapat mendorong peningkatan setoran atau pendapatan Akhir Daerah (PAD) PDAB kepada Anggaran Pendapatan Belanja Daearah (APBD). “Tidak hanya itu, adanya Raperda ini juga memperkuat payung hukum bagi perseroda PDAB tersebut. Dan kinerjanya dapat lebih optimal,” ujar Juru Bicara Fraksi Demokrat Jatim Hartoyo. Selasa (19/2)

Lebih lanjut, Fraksi Demokrat menilai bahwa Perubahan Raperda perseroda tetap berpijak kepada hukum raperda secara faktual memperhatikan realitas yang terjadi Raperda ini harus dapat menjadi instrumen hukum untuk sumber daya air di Jatim. “Diamanatkan secara yuridis bahwa sumber daya air bersih harus dikelola secara menyeluruh, terpadu, dan berwawasan lingkungan hidup dengan tujuan mewujudkan kemanfaatan sumber daya air yang berkelanjutan bagi kesejahtraan rakyat sesuai program Jatim Harmoni,” harapnya.

Hartoyo menambahkan Fraksi Demokrat juga minta penjelasan Gubernur Jatim terkait langkah dan upaya apa saja yang dipersiapkan oleh provinsi Jatim dalam konstalasi iklim global atau pemanasan Global terhadap ketersedian air bersih atau air minum tetap terjamin bagi seluruh warga di Jatim. “Secara keseluruhan struktur, dan materi muatan perda ini sudah memadai dan perlu dikawal baik melalui sarana keilmuan yang baik, sehingga perda yang dihasilkan adalah perda mempunyai standar good norms, dan good process,” jelasnya.

Diketahui Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jawa Timur mengajukan usulan perubahan bentuk hukum Perusahaan Daerah (PD) Air Bersih menjadi perseroan daerah (Perseroda). Dengan adanya perubahan tersebut, Pemrov Jatim menargetkan peningkatan investasi, baik dari dalam negeri hingga luar negeri.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan pentingnya peningakatan kapasitas PDAB di Jatim. Rencananya, Pemrov akan melakukan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan.  Dengan adanya pembangunan ini, SPAM tersebut direncanakan melayani kebutuhan bagi 1,3 juta penduduk (31 ribu sambungan rumah baru di Jatim). Pemenuhan SPAM ini akan meliputi lima daerah, yakni Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya. 

Dengan adanya pembangunan ini, SPAM tersebut direncanakan melayani kebutuhan bagi 1,3 juta penduduk (31 ribu sambungan rumah baru di Jatim). Pemenuhan SPAM ini akan meliputi lima daerah, yakni Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya.  

Untuk melakukan penambahan tersebut, PDAB memerlukan peningakatan modal sebesar Rp4,927 triliun. Pengembangan ini terbagi atas Rp706 miliar rupiah untuk pengembangan SPAM regional kecil dan Rp4,167 triliun untuk SPAM regional besar. 

Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) berdiri dengan dasar hukum Perda Provinsi Jawa Timur nomor 2 tahun 1987 yang kemudian disempurnakan dengan Perda Nomor 5 tahun 2014 tentang PDAB. Penyetoran modal hingga 2018 mencapai 70 miliar.  Saat ini, PDAB mengelola tiga SPAM. Di antaranya, SPAM Industri PIER Pasuruan, SPAM Regional Mojolamong, dan SPAM Umbulan.

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved