Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

DPRD Jatim Segera Lakukan Percepatan Pembahasan Perubahan APBD 2019

 
13 Agustus 2019

DPRD Jatim Segera Lakukan Percepatan Pembahasan Perubahan APBD 2019

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur langsung melakukan percepatan pembahasan terhadap Nota Keuangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Jatim tahun 2019.

Wakil Ketua Badan Anggaran DPRD Jatim, Tjujtjuk Sunario di DPRD Jatim, Selasa (13/8) mengaku masih mempelajari KUA PPAS dan nota keuangan  yang disampaikan gubernur Jatim. Rencananya, hari Rabu besok (14/8) Badan Anggaran akan memberikan tanggapanya. “Ada beberapa dari nota gubernut yang menurut kita perlu dikoreksi lebih baik lagi,” tutur Tjutjuk politisi asal Fraksi Gerindra Jatim ini.

Koreksi itu mencakup mulai dari perangkaan dan postur anggaran agar lebih ideal lagi. “Artinya kita (banggar) harus segera rapat lagi. Tadi (kemarin, red) sempat rapat Dengan Sekda tapi sebentar. Belum kita koreksi satu persatu,” ujarnya.

Perangkaan yang ideal, menurutnya akan menunjukkan perubahan anggaran 2019 ini menjadi lebih harmonis dan bagus. Jangan terkesan ada belanja yang tidak memberikan perangkaan yang ideal. Seperti belanja tidak langsung, akan ada yang kita beri masukan begitu juga belanja langsung itu untuk apa saja. “Apa sudah sesuai Dengan kebutuhan rakyat itu yang akan kita koreksi,” tuturnya.

 

P-APBD 2019 ini, harus berpihak pada kepentingan rakyat di semua sektor. Terutama untuk mengatasi keluhan rakyat seperti  yang masih kesulitan sekolah, kekurangan biaya ketika sakit, lapangan kerja susah, kesulitan ekonomi, harga bahan pokok yang tinggi dan sebagainya. “P-APBD 2019 harus berpihak untuk mengatasi hal-hal tersebut. “Jadi tetap harus kita koreksi yang tujuannya ke arah lebih baik. Nanti akan disampaikan pada laporan tim Banggar,” terangnya.

Tjutjuk juga tidak menampik jika P-APBD ini pembahasannya dilakukan cepat dan selesai sebelum masa jabatan Anggota DPRD Jatim 2014-2019 berakhir 30 Agustus 2019 mendatang. “Iya rencananya begitu, tapi meski cepat, pembahasan harus melalui tahapan yang benar dan tujuan akhirnya untuk keberpihakan pada rakyat,”pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan Nota Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Jatim tahun 2019. Dimana diusulkan jumlah Belanja pada P-APBD 2019 sebesar Rp 37.985.184.950.119 atau naik Rp 4,465.251.149.083 dari APBD 2019 Murni senilai Rp 33.519.933.801.035.

Jika di breakdown, peningkatan belanja itu terdiri dari belanja tidak langsung yang bertambah sekitar Rp 3.147.366.585.121 yang didalamnya ada alokasi belanja hibah Rp yang bertambah Rp 1 triliun lebih, tambahan Bantuan Keuangan (BK) ke Kabupaten/kota senilai Rp 64.913.878.000 dan juga tambahan belanja tidak terduga Rp 68.899.396.282.

Sedangkan untuk belanja langsung, diusulkan ada tambahan sebesar Rp 1.317.884.563.962. Alokasi belanja langsung ini digunakan untuk tambahan anggaran kesehatan sebesar Rp 480.1212.227.027, bidang perhubungan Rp 212.684.200.000, Bidang Pendidikan Rp 51.829.315.695 dan bidang-bidang lainnya.

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved