Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Bapperda DPRD Jatim Optimis Produktivitas Legislasi Tak Akan Turun Drastis

 
19 Agustus 2019

Bapperda DPRD Jatim Optimis Produktivitas Legislasi Tak Akan Turun Drastis

Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapperda) DPRD Jawa Timur Achmad Heri mengatakan ada 19 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang harus dituntaskan dari sisa pembahasan tahun anggaran 2019. 

Pasalnya, dari 26 Raperda yang masuk dalam Program Pembentukan Perda, yang sudah diselesaikan baru 7 Perda.

“Yang sudah kami setujui atau disahkan menjadi Perda baru ada tujuh, kemudian dua yang on progress. Secara menyeluruh, dari data Bapperda, DPRD Jatim periode 2014-2019 telah menyelesaikan 72 perda dari 158 yang masuk Propem Perda,” jelas politisi asal Partai NasDem saat dikonfirmasi Minggu (18/8/2019).

Ia mengakui ada banyak faktor yang menyebabkan tidak terselesaikan raperda yang sudah masuk Propem perda. Salah satunya masalah pengumpulan data. “Contoh Raperda zonasi laut. Pembahasannya ini memakan waktu hampir dua tahun. Akses data satelit yang harus dilakukan membuat perda ini memakan waktu yang lama pembahasannya," kata Heri.

Produktivitas legislasi DPRD Jatim 2014-2019 yang terbanyak terjadi pada tahun anggaran 2016 karena mampu menyelesaikan 19 Perda. Tapi setelah itu hanya kisaran 10 sampai 15 Perda yang mampu diselesaikan dalam satu tahun masa sidang.

"Dibandingkan dengan rancangan Perda yang masuk ke Bapperda, jumlah itu terbilang sedikit. Pasalnya, setiap tahun rata-rata Raperda yang diusulkan untuk dibahas kisaran 25-30 Raperda," beber mantan wakil sekretaris PWNU Jatim.

Raperda yang pembahasannya menjadi prioritas, lanjut Ahmad Heri adalah Perda yang substantif dan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat dan tidak hanya menjadi macan kertas. "Percuma saja kalau Perda dibuat banyak tapi aplikasi di lapangan tidak jalan, itu khan hanya menjadi macan kertas," kelakarnya.

Ia mengaku optimis anggota DPRD Jatim yang baru dapat menyelesaikan sisa Raperda yang belum dibahas. Paling tidak Heri berharap dalam setahun ada 10 Perda yang berhasil disahkan oleh DPRD Jatim. "Masih ada 4 bulan waktu yang tersisa, saya kira target 10 Perda pertahun tidak terlalu sulit bisa dipenuhi oleh DPRD Jatim yang baru,"ungkap Heri.

Diantara raperda yang bisa dilanjutkan anggota DPRD Jatim yang baru adalah Raperda APBD Jatim tahun 2020. Kemudian Raperda tentang Desa Wisata, Raperda tentang Pengelolaan Pertambangan, Raperda Pengelolaan Sampah Regional, Irigasi, Penyelenggaraan Keamanan Makanan, dan Perlindungan terhadap Obat Tradisional

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved