Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Pengesahan APBD Jatim 2020 Diprediksi 25 November 2019

 
31 Oktober 2019

Pengesahan APBD Jatim 2020 Diprediksi 25 November 2019

Pengesahan rancangan APBD tahun anggaran 2020 dipastikan molor dari jadwal biasanya. Dimana tahun-tahun sebelumnya APBD disahkan tepat Peringatan Hari Pahlawan yakni 10 November 2019.

Namun kali ini APBD 2020 bakal disahkan pada 25 November 2019. DPRD Jawa Timur akan memulai pembahasan APBD tahun anggaran 2020 setelah pemandangan umum Fraksi-Fraksi di paripurnakan, pada Senin 4 November 2019. 

Wakil Ketua  DPRD Jatim, Achmad Iskandar mengaku memang budaya pengedokan APBD Jatim tepat 10 November agar dapat menjadikan semangat perjuangan. Namun molornya pengesahan ini akibat adanya transisi anggota periode 2014-2019 ke legislatif yang baru periode 2019-2024. 

“Standar biasanya didok tanggal 10 November  setiap tahunnya. Karena hari pahlawan, semangat perjuangan. Tapi ada transisi, pelantikan. Maka ada pergeseran-pergeseran baru,” ujar  Achmad Iskandar, usai rapat Badan Anggaran di DPRD Jatim, Rabu 30 Oktober 2019.

Selain itu, molornya pengesahan juga disebabkan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) baru terbentuk, pada 10 Oktober 2019. AKD ini terdiri dari Badan Musyawarah, Badan Anggaran, Badan Pembentukan Peraturan Daerah, Badan Kehormatan, dan lima komisi.

Iskandar menegaskan, Dewan tidak ingin pembahasan program dan anggaran yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di tingkat komisi-komisi tidak optimal karena mengejar target pengesahan pada 10 November. 

“Jangan sampai mengejar 10 November, pembahasan detail di tingkat komisi tidak optimal. Optimalisasi itu yang harus kita jaga,” pinta politisi asal Partai Demokrat tersebut.

Setelah disahkan, APBD akan dievaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri selama satu bulan. Selanjutnya dana APBD dan program baru bisa dilaksanakan pada 1 Januari 2020. 

“Minimal ada waktu sebulan untuk evaluasi oleh Kemendagri, ya November harus selesai. Transisi ini yang menyebabkan ada pergeseran waktu,” terangnya.

Semakin molornya pengesahan APBD akan berdampak reward yang akan diterima oleh Pemprov Jatim. Bahkan reward bisa gugur jika pengedokkan APBD semakin mepet dengan akhir tahun. 

“Memang diharapkan 10 November disahkan. Diatas itu bisa mengecil,” pungkas pria yang juga menjadi wakil ketua Badan Anggaran DPRD Jatim itu

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved