Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Pansus LKPJ Gubernur Akhir Tahun Anggaran 2019 Dikebut

 
29 April 2020

Pansus LKPJ Gubernur Akhir Tahun Anggaran 2019 Dikebut

Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Jatim  tahun 2019 ditarget tuntas sebelum tanggal 6 Mei 2020. Berbagai usulan dan rekomendasi akan disampaikan pansus untuk dilaksanakan Pemprov Jatim di tahun berikutnya. Apalagi pembahasan pansus LKPJ kali ini ditengah pandemi Covid -19.

Ketua Pansus LKPJ Gubernur, Rohani Siswanto menjelaskan laporan kinerja panitia khusus akan disampaikan sesuai target. Semua data dan klarifikasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan diselesaikan tepat waktu.

"Sesuai jadwal Badan Musyawarah (banmus), Rabu 6 Mei 2020, kami harus laporan pansus. Kami optimis semua data dan klarifikasi  akan selesai sebelum itu," tandas dia.

Disampaikan Rohani, Rabu (29/4/2020), rapat Panitia Khusus Pembahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Jawa Timur Akhir Tahun Anggaran 2019 berdasarkan Pasal 56 Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur.

Dia menyebutkan, dari hasil pembahasan ada 2 point utama yang sebenarnya menjadi perhatian  panitia khusus.

Pertama, terkait indikator kinerja utama, khususnya mengenai indek pembangunan manusia (IPM), dimana Jawa Timur  termasuk  paling rendah di pulau jawa. Serta terkait tingkat pengangguran terbuka (TPT) terkait komparasi data dengan fakta di lapangan.

Lanjut Rohani, kedua terkait indeks kualitas lingkungan hidup yang tidak mencapai target dan berada di bawah rata-rata nasional.

"Kita (pansus) sudah minta data dari OPD untuk di break down per kabupaten," tegas Rohani.

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, Pemprov Jatim kedepan didorong lebih baik, dengan melakukan pemetaan kabupaten se Jatim. "Dengan pemetaan diketahui kabupate mana saja capaian kinerjanya bagus, dan kabupaten mana saja yang lemah, dan perlu dorongan dari pemprov kedepan," tandas Rohani.

Dirinya berharap rekomendasi pansus nantinya dilaksanakan, sehingga kinerja Pemprov Jatim yang diikuti kabupaten/kota bisa lebih maksimal.

Untuk itu, Panitia khusus LKPJ gubernur Jatim  tahun 2019 menunggu pembahasan melalui pripurna jawaban gubernur, rekomendasi pansus, dan pendapat akhir Fraksi, dan diakhiri  rekomendasi DPRD.

Terpisah Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan Provinsi Jawa Timur mencatatkan nilai investasi tertinggi di Pulau Jawa maupun nasional dalam realisasi investasi (PMDN & PMA) Triwulan I Tahun 2020. Total nilai investasi yang masuk ke Provinsi Jawa Timur mencapai (Rp 31,4 triliun, 14,9%); disusul Jawa Barat (Rp 29,9 triliun, 14,2%); DKI Jakarta (Rp 20,1 triliun, 9,6%); Jawa Tengah (Rp 19,3 triliun, 9,1%); dan Riau (Rp 12,8 triliun, 6,0%). 

               

"Ini menjadi salah satu kabar baik di tengah pandemi Covid-19. Alhamdulillah, nilai realisasi investasi Jatim menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa maupun nasional," ungkap Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa beberapa waktu lalu.

 Khofifah mengaku bersyukur  dengan capaian tersebut mengingat saat ini Jawa Timur tengah berada dalam situasi darurat Covid-19. Menurutnya, kepercayaan para investor terhadap Jawa Timur didorong iklim investasi yang sangat kondusif di Jawa Timur. "Kami optimistis angka ini bisa jauh lebih meningkat lagi di triwulan ke 3, dan 4 tahun 2020 ini, " ujarnya.

Khofifah menerangkan, investasi unggulan Jatim ada di sektor industri, pertanian, perikanan, dan pariwisata. Juga di sektor pertambangan, energi, dan sumber daya mineral.

Saat ini, lanjut Khofifah, Jatim tengah fokus berupaya membuka poros-poros industri baru di sejumlah titik potensial. Harapannya, agar pemerataan ekonomi dan pembangunan dapat dirasakan seluruh Kabupaten/Kota di Jatim.

"Pembangunan tidak hanya berfokus di wilayah utara, tapi juga selatan Jatim. Pekan lalu, pembangunan Bandara Dhoho kediri sudah di mulai. Jika sudah jadi, maka aksesibilitas di wilayah selatan Jatim akan jauh lebih lancar," tuturnya.

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved