Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Anggaran Minim, Dewan Jatim Dorong Penambahan Anggaran Pemberdayaan Perempuan Dan Anak Di Jatim

 
09 Juli 2020

Anggaran Minim, Dewan Jatim Dorong Penambahan Anggaran Pemberdayaan Perempuan Dan Anak Di Jatim

Dewan Jatim berharap Pemprov Jatim menambah anggaran untuk penanganan perempuan dan anak di Jatim ditambah. Pasalnya di Jatim banyak persoalan yang dialami oleh perempuan di Jawa Timur. Misalnya, pelecehan, kekerasan hingga pemberdayaan perempuan dan anak di Jatim semakin hari semakin meningkat.

“APBD Jatim 2019  sebesar Rp 31 Triliun, dimana untuk urus pemberdayaan perempuan di Jatim sebesar Rp 36 M selama satu tahun,”jelas Anggota Komisi E DPRD Jatim Hari Putri Lestari di Surabaya, Kamis (9/7/2020).

Dikatakan oleh wanita yang akrab dipanggil HPL ini lalu membeberkan minimnya anggaran untuk pemberdayaan perempuan di Jatim misalnya pembinaan tentang keluarga TKW sebesar Rp 99 Juta per tahun, pelaksanaan gerakan anti kejahatan seksual terhadap anak sebesar Rp 600 juta per tahun dan pelaksanaan perlindungan perempuan dan anak dari berbagai tindak kekerasan dan perdagangan orang sebesar Rp 486 juta pertahun.

“Dan pada tahun 2019 untuk belanja hibah fungsi pemberdayaan perempuan untuk biaya operasional penanganan korban kekerasan terhadap perempuan anak di Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Jatim mendapat alokasi dana bantuan hibah sebesar Rp 700 juta per tahun. Ini sangat minim sekali karena angka kekerasan pada perempuan dan anak di Jatim tinggi,”jelasnya.

Wanita yang juga politisi asal PDIP ini menambahkan dengan jumlah anggaran yang total keseluruhan Rp 36 M untuk pemberdayaan perempuan dan anak di Jatim tersebut, pihaknya menganggap perlu ada penambahan anggaran.

“Kami berharap ke depannya ada peningkatan penambahan anggaran untuk pemberdayaan perempuan dan anak di Jawa Timur,”sambungnya. 

Politisi yang juga aktivis perburuhan ini menambahkan pihaknya berharap Pemprov Jatim mengurangi dana-dana lainnya yang tidak penting dan tidak masuk dalam skala prioritas.

“Kalau dananya minim bagaimana bisa menangani penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak . Perlu ada penambahan anggaran untuk itu,”tandasnya

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved