Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Pemkab Perlu Memfasilitasi Pengelolaan Limbah Warga

 
13 Maret 2013

Suara Indrapura : Terbuangnya limbah labu kuning yang ada di desa Tegalsari Kecamatan Banyuwangi membuat prihatin Anggota DPRD Jatim dari FPDIP, Sumrambah. Menurut pria yang kini maju sebagai Cawabup Jombang ini dengan terbuangnya limbah tersebut, maka ada sekitar Rp 20 juta uang yang dibuang sia-sia perharinya. Karenanya, seharusnya Pemkab atau Pemprov turun langsung untuk memfasilitasi mereka dalam mengelola limbah tersebut untuk makanan olahan seperti bubur, tepung atau jenang hingga makanan ternak.

Dikatakan, pria murah senyum ini jika selama ini penduduk di Desa Tegalsari hanya memanfaatkan biji labu kuning utuk di jual di pabrik. Sementara, dagingnya dibuang begitu saja tanpa dimanfaatkan. Sementara jumlah limbah yang terbuang rata-rata per harinya mencapai 80 ton. "Sehingga dapat dibayangkan berapa uang yang dibuang sia-sia. Estimasinya ada sekitar ada uang Rp20 juta perharinya dibuang secara sia-sia," tegas politisi yang juga Anggota Komisi B ini.

Sementara, penduduk disana dapat memproduksi biji-biji tersebut antara bulan April hingga Nopember. Sehingga dapat dihitung berapa uang yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi mereka selain sebagai penyalur biji ke pabrik sekaligus bisa memanfaatkan hasil daging dari labu kuning tersebut sebagai makanan olahan yang kalau dijual nilainya cukup besar.

"Saya tidak bisa membayangkan bagaimana perekonomian mereka bisa terangkat jika pemerintah setempat dapat memfasilitasi pemanfaatan limbah labu kuning untuk makanan manusia atau ternak. Karenanya, perlu ada penyuluhan sekaligus bantuan alat dan pemasaran dari Pemkab maupun provinsi agar mereka mau memanfaatkan limbah tersebut untuk dijual," tegas Sumrambah.

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved