Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Anggaran Belum Cair, KPU Hutang

 
07 Maret 2013

Suara Indrapura : Tahapan-tahapan pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) serta pemilu 2014 mendatang sudah dimulai, namun kebutuhan anggaran dari Pemerintah Pusat belum juga cair. Agar tidak menganggu tahapan Pilgub Jatim 2013, pileg dan pilpres 2014 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim memilih hutang ke pemerintah daerah.

Lambannya pencairan anggaran untuk lembaga kepanitian pemilu legislatif, pilres dan pilgub/pilkada di Jatim membuat Ketua Komisi A DPRD Jatim Sabron Djamil Pasaribu meminta Pemprov Jatim segera mencairkan anggaran KPU. Jika tidak segera dicairkan, politik asal Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Jatim ini, mengaku khawatir bisa menganggu kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan demokratisasi di Jawa Timur.

“Anggaran tersebut sudah mendapatkan persetujuan, sehingga tidak ada masalah lagi dan tidak ada alasan lagi, itu harus dicairkan segera,” tandasnya.

Lebih jauh Sabron mengungkapkan, dengan pencairan anggaran KPU secepatnya maka akan memperlancar kinerja KPU dan menjalankan tugas mereka. Ketika semua anggaran sudah keluar, maka bisa dipastikan semua kegiatan dan program KPU bisa berjalan dengan lancar, jika tidak dikhawatirkan KPU akan terkendala dalam menjalankan tugasnya. “Kita berharap agar pemprov sgera memberikan solusi, agar tidak menganggu kepentingan pelaksanaan pesta demokrasi di Jatim,” tegas Sabron.

Terpisah, Ketua KPU Jatim Andry Dewanto Achmad dalam menjalankan tahapan terpaksa dilakukan tanpa menggunakan anggaran. Kondisi juga sama terjadi saat proses tahapan yang dilakukan di KPU Kabupaten dan Kota di Jatim. “Di Kabupaten dan Kota terpaksa meminjam anggaran dari pemerintah setempat, nanti kalau sudah cair akan dikembalikan,” katanya.

Didesak berapa besar kebutuhan KPU, sehingga harus menanggung beban hutang yang besar, Andry Dewanto Ahmad mengaku  tidak tahu pasti berapa jumlah utang yang harus ditanggung untuk menjalankan tahapan-tahapan tersebut. Dia menjelaskan sampai saat ini belum dilakukan penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara ketua KPU Jatim dengan Gubernur Jatim Soekarwo. Karenanya anggaran untuk KPU belum bisa dicairkan.

Saat ini KPU Jatim sedang menjalankankan seleksi pemilihan Panitia Pemilihan Kecapatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Jatim. “Hari ini (kemarin) dilakukan tes untuk pemilihan PPK dan PPS serentak di Jatim. Tes dilaksanakan di setiap kabupaten dan kota masing masing, dan anggaran juga masih utang di masing masing kabupaten dan kota,” kata mantan aktivis PMII Malang ini serius.

Pemilihan PPK dan PPS ini sudah dilakukan sejak 25 Februari lalu, untuk pengumuman pemerimaan akan dilakukan pada 18-19 Maret, kemudian pada 20 Maret langsung dilakukan pelantikan. Jumlah untuk PPK sebanyak lima orang dan PPS yang ada di desa masing-masing sebanyak tiga orang.

Andry berharap, setelah dilakukan pelantikan PPK dan juga PPS, anggaran untuk KPU sudah bisa dicairkan. Sebab semua anggota PPK dan PPS yang sudah dilantik harus mendapatkan gaji. “Anggaran untuk KPU Kabupaten dan Kota juga dari KPU Jatim, dan annggaran itu sudah termasuk semuanya. Maka kami berharap bisa segera dicairkan,” katanya.

Meski tanpa anggaran, Andre mengatakan saat ini sudah berjalan beberapa program KPU. Program tersebut diantaranya adalah pembentukan PPK, PPS kemudian ada juga lomba pembuatan maskot pilgub Jatim, lomba pembuatan logo lomba pembuatan mars pilgub dan lainnya. Semua dilakukan dengan menggunakan anggaran pinjaman.

Jika nantinya anggaran KPU tidak cepat cair, maka bisa dipastikan kegiatan kegiatan KPU kedepan bisa tersendat. Terlebih lagi dalam waktu dekat ini segera dilakukan Pilgub Jatim, beberapa tahapan juga sudah harus dilakukan. Semua itu membutuhkan anggaran cukup besar.

Menurut Andre, anggaran yang diajukan KPU Jatim untuk menjalankan berbagai program termasuk untuk pelaksanaan Pilgub Jatim sebesar Rp 586.378.731.721. “DPRD Jatim sudah setuju dengan anggarantersebut, kami rasa seharusnya sudah tidak ada masalah lagi,” pungkas Andre. (fajar)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved