Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

KESEJAHTERAAN PETANI HARUS SEGERA DI WUJUDKAN

 
04 Maret 2013

Suara Indrapura : Peran pemerintah untuk segera mewujudkan kesejahteraan petani masih belum maksimal dilakukan. Banyak program pemerintah yang dilakukan untuk mensejahterakan petani namun masih belum bisa sampai pada petani. Ini dikatakan anggota DPRD Provinsi jatim dari partai Gerindra Jatim Sutrisno, Yang berasal dari daerah pemilihan III, (Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi).

Menurut Sutrisno, saat ini kita sering mendengar pernyataan beberapa pejabat pemerintahan termasuk Gubernur jatim Sukarwo terkait pemberdayaan petani untuk meningkatkan kesejahteraan petani itu sendiri. Kenyataannya, pernyataan tersebut banyak yang belum sampai ke petani, imbasnya banyak petani yang belum merasakan peningkatan kesejahteraan tersebut.

"Seperti di dapil saya, ketika saya turun, banyak saya dengar para petani masih belum mengetahui adanya program yang digulirkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani," jelas pria asli Situbondo ini.

Padahal, kalau kita melihat perkembangan yang ada, kata Sutrisno, di jatim saja Gubernur Sukarwo dengan programnya APBD untuk rakyat, banyak mengeluarkan program melalui SKPDnya terhadap peningkatan kesejahteraan petani di Jatim, seperti bantuan modal melalui bank milik pemprov jatim, anggaran yang dialokasikan melalui APBD serta masih banyak lagi. Ternyata tidak sampai kepada para petani.

Ini mungkin  lebih dikarenakan putusnya komunikasi antar sektoral terhadap semua program yang ada. Dan yang lebih ironis, peran tenaga penyuluh juga belum seperti yang diharapkan, banyak penyuluh yang belum menyentuh para petani untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

"Imbasnya program yang seharusnya bisa didapat oleh petani tidak sampai padahal ini sangat diharapkan petani. Kondisi ini kan jelas bersebrangan dengan keinginan pakde untuk mensejahterakan petani," jelasnya

Untuk itu pihaknya berharap koordinasi antar sektoral perlu ditingkatkan lagi. Peran tenaga penyuluh sebagai garda terdepan yang langsung berhadapan dengan petani lebih ditingkatkan lagi kemampuanya. Dengan begitu maka semua program yang telah di buat oleh pemerintah bisa benar-benar sampai kepada masyarakat.

"Tenaga penyuluh harus benar-benar orang yang mengerti dan paham dengan segala hal yang berkaitan dengan pertanian secara keseluruan termasuk perkebunan serta paham penggunaan teknologi untuk pengembangan pertanian dan perkebunan. Istilahnya penyuluh harus paham semua hal tidak hanya satu hal saja," ucapnya.

Selain perlunya peningkatan komunikasi agar program peningkatan kesejahteraan petani bisa sampai langsung ke petani, pihaknya berharap agar BUMD pemprov jatim yang bersentuhan langsung dengan masyarakat juga jemput bola memberikan arahan kepada petani agar mereka paham soal permodalan yang akan diberikan maupun pasar yang potensial untuk produksi hasil pertanian mereka.

"Ya kita memintalah agar Bank jatim dengan Bantuan modalnya, BPR dengan KURnya bisa jemput bola menerangkan pada petani bahwa petani memiliki hak untuk mendapatkan bantuan modal dengan bunga murah. Juga tidak ketinggalan PT JGU yang mengelola Pasar Induk Agrobisnis di puspa agro juga memberikan arahan potensi pasar yang bisa dimasuki oleh petani. Sehingga petani tidak dimanfaatkan oleh para pengijon yang ada selama ini," jelas Sutrisno. (Noni)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved