Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Mahalnya Biaya Perkara Hukum, Komisi A Desak Pemprov Beri Bantuan Warga Miskin

 
25 Maret 2013

Mahalnya biaya berperkara hukum di Tanah Air ini, menjadikan masyarakat miskin di Jatim yang sedang berkerekara dengan hukum kehidupan mereka semakin tertindas. Untuk itu, Komisi A DPRD Jatim mendesak Pemprov Jatim dan Pemerintah Daerah (Pemda) maupun Pemkot Se Jatim siap memberikan bantuan biaya kebutuhan persoalan hukum warga miskin. Oleh karenannya, komisi yang

membidangi masalah hukum dan kebijakan ini, terus mematangkan sosialisasi perda 9/2012 tentang Baantuan Hukum bagi warga miskin.

Ketua Komisi A DPRD Jatim Sabron Djamil Pasaribu mengaku khawatir tentang perlindungan hukum bagi warga miskin di Jawa Timur tidak diberika sececara maksimal ara maksimal ara maksimal bagi pemerintah. Untuk itu, dirinya mendorong agar Peraturan Daerah (Perda) No 7/2012 tentang Bantuan Hukum bagi warga Miskin benar-benar bisa maksimal diterapkan untuk membela kepentingan warga miskin saat menghadapi perkara hukum. Sebab selama ini, masyarakat miskin berasumsi perkara hukum merupakan momok menakutkan dan harus menyediakan banyak uang untuk menuntaskannya.

“Berawal dari keresahan masyarakat miskin ini, maka Komisi A mendorong adanya perda Bantuan Hukum. Dimana pemerintah mempunyai kewajiban membela warga negaranya dihadapan hukum, jika memang masyarakat tersebut tidak mampu secara anggaran atau dikatakan miskin,” terang Sabron Djamil Pasaribu, Jumat (23/3) saat menggelar sosialisasi dihadapan akademisi, praktisi hukum dan pengacara.

Dengan perda tersebut, Sabron menyampaikan agar asumsi miring dari masyarakat bisa diluruskan sehingga mereka yang berperkara hukum dan dinyatakan miskin, tidak terbebani biaya mahal dalam proses hukum. “Bahwa Dengan perda tersebut, Sabron menyampaikan agar asumsi miring dari masyarakat bisa diluruskan sehingga mereka yang berperkara hukum dan dinyatakan miskin, tidak terbebani biaya mahal dalam proses hukum. “Bahwa kalau warga miskin terkena masalah hukum, mereka tidak terbebani kebutuhan anggaran. Karena memang pemerintah daerah maupun pemprop sudah mengalokaskan anggaran untuk membantu masyarakat miskin yang sedang berperkara hukum,” urai dia.

Pada kesempatan yang sama, anggota Komisi A DPRD Jatim  Jalalludin Alham mengatakan  Pemprop Jalalludin Alham mengatakan masyarakat miskin yang seddang berperkara hukum cukup menunjukkan surat keterangan miskin dari kelurahan atau pemerintah desa. ang berperkara hukum cukup menunjukkan surat keterangan miskin dari kelurahan atau pemerintah desa. “Berdasarkan surat keterangan itu, sudah cukup, seehingga urusam membantu masyarakat miskin tidak berbelit-belit,” tandas Jalludin.

Masyarakat miskin yang berperkara hukum, akan mendapatkan bantuan hukum dari pemerintah hingga perkara yang menimpa mereka berkekuatan tetap. “Bantuan hukum secara Cuma-Cuma ini, diberikan sampai perkaranya berkekuatan hukum tetap. Sehingga pengawalan bantuan hukum akan dilakukan hingga perkara masuk ke Mahkamah Agung,” tegas politisi Partai Demokrat yang bersiap maju ke DPR RI ini serius.

Pada kesempatan yang sama, Sahat Tua Simandjuntak anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar (FPG)  mengatakan agar tidak terjadi benturan anggaran antar  pemerintah daerah dengan pemprop, maka harus ada koordinasi kuat antar lembaga pemerintah tersebut. “Ini dilakukan, agar tidak ada tumpang tindih persoalan pembiayaan perkara hukum yag harus dibeck up pemerintah daerah maupun pemprop,” tandas dia.

Disampaikan Sahat, kebutuha anggaran yang diberikan pemerintah tersebut berupa kebutuhan pembiayaan selama warga miskin tersebut berperkara. “Oleh karenannya untuk mendapatkan bantuan hukum, calon penerima bantuan hukum (warga miskin.red) harus mengajukan permohonan bantuan hukum secara tertulis atau lisan kepada pemberi bantuan hukum (pemerintah.red),” urai Sahat. (day)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved