Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Anggota Pansus DPRD Riau Berguru Sampai DPRD Jatim

 
07 Maret 2013

Suara Indrapura : Demi menimba ilmu dan menjalankan tugas kedewanan Pansus Refisitatif Kode Etik dan Tata Beracara DPRD Provinsi Riau, berkunjung ke DPRD Provinsi  Jawa Timur demi melakukan komunikasi bersama anggota dewan dari Badan Kehormatan DPRD Jatim. Dimana tujuan kunjungan ke DPRD Prov. Jatim  terkait masa tahapan kerja pansus, lalu wewenang Banleg (Badan Legislatif) membahas raperda di tingkat pansus. Saat disampaikan oleh  pimpinan rombongan Anggota Pansus, selain ini kami datang di DPRD Jatim membawa dua alat kelengkapan dewan Badan Legislatif dan Badan Kehormatan. Kata Djarusman Politisi yang berasal dari PKS DPRD Prov. Riau

Dalam pertemuanya di Gedung DPRD Jatim. (5/3) Saleh Mukadar Anggota Badan Kehormatan DPRD Jatim, mengatakan awalnya seluruh pengajuan raperda oleh eksekutif maupun inisiatif legeslatif selalu ada batas waktu ”artinya kita dalam satu persidangan harus selesai, bahkan masa persidangan satu itu belum selesai perdanya harus selesai, kalaupun belum selesai dewan minta ada perpanjangan waktu”, sebagaimana yang diminta oleh Pansus dan Komisi yang membahas. Ujarnya

Selain itu dalam mekanisme pembuatan Perda juga melibatkan dari pihak perguruan tinggi, dengan melihat kebutuhan daerahnya dan didasari oleh Naskah Akademisnya karena naskah dibuat melalui penelitian oleh perguruan tinggi agar Perda dapat dinyatakan layak dan tidaknya secara hukum, dibutuhkan atau tidak oleh masyarakat. “Perda itu sendiri diharapkan dapat berkualitas dan berguna bagi masyarakat”. Lanjutnya.

Sementara Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Jatim Kodrat Sunyoto, menambahkan setelah munculnya PP No 16 maka dibentuklah Pansus yang kedua, yakni Pansus Perubahan Tatib Kode Etik dan Tata Beracara, sesuai regulasi dari Peraturan DPRD No 1 tahun 2010 tentang perubahan pertama, dan Peraturan DPRD No 2 tentang Kode Etik dan Tata Beracara. Ujarnya.  “nanti dapat diberikan Tatipnya agar dapat dijadikan bahan rujukan, refisi DPRD Prov. Riau”. Ujar Kodrat.

Usai melakukan  pertemuan dirinya menegaskan,  agar dalam menghasilkan sebuah +perda nanti, dewan meminta agar perda yang diibuat itu lebih berkualitas tidak sekedar hanya seperti macan kertas belaka”. Katanya.

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved