Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Kinerja Dewan Kembali Jadi Buah Bibir

 
11 Juli 2012

Suara Indrapura : Kinerja Dewan selama bulan-bulan ini dapat sorotan dari berbagai media. Hal ini senada dengan adanya program raperda yang masuk dalam legeslasi daerah (prolegda), tahun 2012 baru lima raperda yang sudah disahkan menjadi sebuah perda.

Padahal menurut kesepakatan tak tertulis, setiap triwulan atau tiga bulan sekali setidaknya DPRD Jatim, mampu menselesaikan 10 raperda. Sementara hingga tujuh bulan berjalan DPRD Jatim hanya mampu merampungkan, lima raperda.

Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD Jatim, Zainal Arifin mengatakan hingga Juli 2012 ini baru lima raperda yang telah disahkan oleh DPRD Jatim. Namun tidak menutup kemungkinan ada lima raperda lagi yang akan menyusul segera. Diantaranya pertama raperda sistem pendidikan, (Komisi E), Raperda bantuan hukum warga tidak mampu (Komisi A), Raperda BUMD (Komisi C), serta raperda Lanud Abdul Rahman Saleh (Komisi D), raperda ini penting karena sesuai yang digagas oleh anggota dewan, saat ini pula sangat dinantikan oleh masyarakat Jatim, jelas politisi asal FPG DPRD Jatim ini.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Jatim, Faf Adisiswo menolak, jika lambannya pengesahan raperda karena banyaknya anggota dewan yang lebih mengutamakan ‘ngelencer’. Sebaliknya karena banyak faktor dibelakangnya yang memungkinkan sebuah raperda harus diperpanjang waktunya hingga dua sampai tiga kali. “Jadi tidak bisa menuding seperti itu” apa lagi sampai menimbulkan fitnah di bulan suci ramadhan ini” .Yang jelas semua jadwal kunker sudah diatur sedemikian rupa jangan sampai mengganggu kewajiban para wakil rakyat. Karena itu perlu ada kesepahaman bersama agar raperda menjadi bagian penting untuk segera diselesaikan. Paparnya

Dia menambahkan, DPRD Jatim tidak mau terjebak pada kuantitas (jumlah), perda yang mampu dihasilkan dalam satu tahun. Sebaliknya lebih mengedepankan pada kualitas perda yang dihasilkan.”yang terpenting itu perda yang dihasilkan, bisa diaplikasikan dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat banyak, karena itu Perda yang dihasilkan harus benar-benar berkualitas jangan Cuma membuat banyak perda tapi tak bisa diaplikasikan. Lanjutnya. (Bowo)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved