Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Angka Droup Out Tinggi, Dewan Warning Gubernur

 
26 Februari 2013

Suara Indrapura : Tingginya angka drop out (DO) siswa wajib belajar (wajar) 9 tahun di Jatim, yang mencapai 13 ribu lebih membuat DPRD Jatim mendesak Pemprov Jatim untuk segera membentuk Task Force (Gugus Tugas) Pendidikan. Jika tidak, akan menganggu target wajib belajar di Jatim. Ahmad Jabir, anggota Komisi E DPRD Jatim mengatakan, tingginya aka droup out harus dicarikan solusi.

“Persoalan ini tidak bisa dibiarkan. Harus ada langkah cepat,” tegas  Jatim Ahmad Jabir.

Task Force itu, tambah Jabir, bisa dibentuk dengan diberi dua tugas utama. Yakni, membuat peta faktual penyebab siswa putus sekolah dan menyusun draft program dan agenda aksi untuk program 2014. “Kalau memang mendesak, anggarannya bisa dimasukkan di perubahan APBD 2013, dan kita di dewan akan memback up,” kata Jabir.

“Ini urgent. Jangan sampai di akhir masa jabatan gubernur, ternodai belum maksimalnya kinerja wajar 9 tahun,” tutur Jabir.

Jabir yang juga Wakil Ketua DPW PKS Jatim ini kemudian membeberkan bahwa kondisi pendidikan Jatim  sangat menmprihatinkan, apalagi ditambah dengan fakta angka drop out yang demikian tinggi. Menurut dia, angka drop out di Jatim tahun ajaran 2011-2012, mencapai 13.080 siswa di tingkat wajar 9 tahun. “Tentu fenomena peserta didik putus ini tentu sangat memprihatinkan karena terjadi pada siswa wajar 9 tahun,” beber dia.

Disebutkan, bahwa angka 13.080 anak yang putus sekolah tersebut tidak sedikit. Dari jumlah itu, angka putus sekolah di tingkat SD tercatat sebanyak 4.227 siswa dan MI sebanyak 1.268 siswa, atau totalnya sebanyak 5.495 siswa untuk tingkat SD. Sementara jumlah anak putus sekolah di tingkat SMP tercatat sebanyak 5.724 siswa dan MTS sebanyak 1.861 siswa, atau total sebanyak 7.585 siswa untuk tingkat SLTP.

Diakui, bila dibandingkan dengan provinsi lain, kinerja sektor pendidikan memang relatif cukup baik. Ini bisa dilihat dari indikator kinerja Jatim dibandingkan dengan rata-rata nasional.“Hal ini, harus kita syukuri bersama,” ujar dia. (Fajar)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved