Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

JAMKESDA 2013 Dihapus, Rp170 Untuk Jaga-Jaga

 
07 Februari 2013

Suara Indrapura : Keinginan Komisi E DPRD Jawa Timur untuk memasukkan pengguna Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke Jaminan Kesehatan Nasional (Jamkesmas) bagi warga miskin di Jawa Timur, dipastikan membuat anggaran senilai Rp 170 M yang berasal dari APBD Jatim Tahun Anggaran 2013 akan nganggur. Sebab, kebutuhan anggaran Jamkesda pada tahun 2013 sudah dialokasikan dalam APBD 2013.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Fuad Mahsyuni menjelaskan bahwa setelah pemberlakukan jamkesmas dimulai pada bulan Maret 2013 maka secara tidak langsung jameskda terhapuskan. “Ini dikarenakan, masyarakat miskin yang sebelumnya tercover di Jamkesda sudah dimasukkan ke Jamkesmas,” terang Fuad Masyuni.

Disampaikan politisi Fraksi PKB ini, setelah data warga miskin masuk dalam Jamkesmas, tidak ada jamkesda nantinya. Untuk kuota Jamkesmas di Jawa Timur menurutnya tidak mengalami penambahan yakni 14 Juta. Hanya saja ketika dikonfirmasi ke Panitia Kerja (Panja) Jamkesmas ternyata ada penambahan kuota untuk masyarakat Jawa Timur. Pada tahun 2012, Jawa Timur mendapatkan kuota 10.710.051 orang. Sedangkan pada tahun 2013 bertambah menjadi 14.001.871 penerima jamkesmas. “Jadi penambahannya sekitar 4 jutaan,” pungkasnya

Namun, Fuad menyampaikan kebutuhan anggaran jamkesda yang sudah dialokasikan di APBD Jatim tahun 2013senilai Rp. 170 Miliar. akan tetap dipergunakan, untuk persiapan kebutuhan jika masih ada tersisa data warga miskin yang belum tercover jamkesmas  "Meskipun sudah dimasukkan ke Jamkesmas, anggaran ini akan digunakan tetap untuk pelayanan kesehatan di Jawa Timur. Itu buat jaga-jaga, takutnya nanti masih ada yang belum tercover di Jamkesmas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fuad Masyuni menyampaikan bahwa setelah dilakukan cros check ulang terhadap 5 juta penerima jamkesmas yang tidak tepat sasaran ternyata hanya ditemukan 70 ribu penerima jamkesmas yang bermasalah. Mulai dari yang tidak tepat sasaran maupun dari yang tidak ada orangnya. “Hanya 70 ribu penerima jamkesmas yang masih bermasalah. Itu tahap awal pengecekan. Kita harapkan nantinya pada tanggal 28 februari sudah selesai,” tandasnya. (Bintang)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved