Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Komisi A Jatim Terima Kunker Kedua DPRD Bali

 
30 Januari 2013

Suara Indrapura : Demi melakukan koordinasi tugas kedewanan Pansus DPRD Bali kali kedua melakukan pertemuan membicarakan Regulasi, terkait Perda Pengelolaan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil Tahun 2012-2032, dan Perda Hari Jadi Provinsi.

Kegiatan Kunker (Kunjungan Kerja) DPRD Bali ke gedung rakyat DPRD Jatim ini untuk berguru pada Jatim, karena berhubung sudah memiliki Perda terkait. Sehingga dapat jadi bahan rujukan dalam membuat Perda. Sementara DPRD Bali sendiri belum memiliki landasan payung hukum Perda itu. Kata Samudra, Ketua Pansus DPRD Bali.

Ketua Komisi A Jatim H. Sabron Djamil Pasaribu, SH.M.Hum saat memberikan penjelasan  mengatakan, inisiatif perda zonasi wilayah dan pulau-pulau kecil datangnya dari Komisi A “awalnya dari raperda jadi sebuah perda No 6 tahun 2012, dengan mengundang Parpol, Perguruan tinggi, Kejaksan, Kepolisian, dan LSM. sesuai amanah undang-undang”. Selain itu masih ada lagi perda pelayanan publik yang dibentuk dari anggota KPP (Komisi Pelayan Publik) yang dilakukan melalui fit and proper test. Katanya

Dikesempatan yang sama dirinya menambahkan, “hari jadi Provinsi Jatim ditetapkan pada tanggal 12 Oktober 1945, saat itu Gubernur Suryo pada hari pertama menjabat bekerja di Surabaya menenpati Grahadi. Namun sebelumnya masih menjabat di Bojonegoro, alasan lain Dewan sendiri sebagai lembaga legislatif yang punya kewenangan politik memutuskan dan menetapkan hari jadi Prov. Jatim. Lanjutnya

Beberapa LSM, pakar ahli sejarahpun pernah menolak dari keputusan ini, namun pemerintah sudah menetapkan dan memperingati hari jadi Jatim sudah ke 5 kalinya, dengan menyerap anggran APBD sekitar 50 juta yang dianggarkan setiap 38 Kab/Kota, oleh Biro Pemerintahan Pemprov. yang ditunjuk sebagi panitia penyelenggaranya.
Sementara itu Kusnadi menambahkan, Perda dibuat jelas agar dapat dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat, terkait perda hari jadi jika diadakan tanggal 18 Agustus anggaran akan habis karena sebelumnya memperingati hari Kemerdekaan Nasional, alasan lain secara yuridis formal sejarah tahun 1950, tidak masa-masa kolonial penjajahan tapi setelah masa kemerdekaan, ”masak kita memperingati masa penjajahan dulu, inikan lucu”. Ujarnya (Mukriel)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved