Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Komisi A Temui Komisi II DPR RI

 
25 Januari 2013

Suara Indrapura : Pilgub Jatim 29 Agustus 2013 mendatang dipastikan digelar secara langsung. Kepastian ini didapat setelah Komisi A DPRD Jatim bertemu Mendagri dan Komisi II DPR RI yang menegaskan UU 32/2004 tentang Pemeritahan Daerah (Pemda) yang di dalamnya tercantum pasal Gubernur dipilih oleh DPRD masih dalam pembahasan di DPR RI. Dipastikan UU tersebut baru berlaku pada 2015.

Ketua Komisi A DPRD Jatim, H. Sabron D Pasaribu, SH. M. Hum mengatakan pihaknya sudah melakukan konsultasi ke Mendagri dan Komisi II DPR RI terkait  wacana Pilgub Jatim kembali dipilih  DPRD. Namun dengan ada jawaban dari dua lembaga tersebut, akhirnya didapatkan kepastian jika Pilgub Jatim tetap digelar pilihan  langsung oleh  rakyat.

“Dasar pertemuan dengan mendagri dan Komisi II DPR RI  ini, kami buat keputusan dalam pembuatan anggaran kegiatan pilgub Rp732 miliar,” terang Sabron.

Lanjut Sabron,  dengan pilgub langsung  alokasi dana Pilgub Jatim yang dibahas saat ini  sudah tepat untuk dilaksanakan Pilkada secara langsung. “Namun dengan catatan alokasi anggaran hanya untuk satu putaran,” tegas politisi asal Partai Golkar Jatim.

Ditambahkan Sabron, jika UU 32/2004 tidak mungkin selesai pada 2013. Mengingat di Komisi II DPR RI masih terjadi tarik ulur antar Parpol. Ada yang tetap berjalan seperti saat ini, ada juga yang ingin dipilih oleh DPRD. Alasannya untuk menekan cost yang diambil dari APBD. Apalagi posisi Gubernur adalah perwakilan pemerintah pusat yang ada di daerah.

Melihat kenyataan tersebut, sangat berat jika UU 32/2004 dilaksanakan pada 2013. Termasuk soal sosialisasi yang membutuhkan waktu selama satu tahun. Karenanya dipastikan UU 32/2004 baru dapat dilaksanakan pada 2015 mendatang.

Sementara itu, soal pelaksanaan Pilgub Jatim ternyata masih menggunakan cantholan lama yaitu tahun 2009. Namun karena UU yang baru belum disahkan, maka DPRD sepakat menggunakan cantholan lama.

Terkait dengan anggaran Pilgub Jatim, dijelaskan pria yang juga Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim ini total sebesar Rp732 miliar. Sementara yang ada saat ini baru mencapai sekitar Rp600 miliar. “Rencananya sisanya akan dialokasikan dalam PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) 2013, kurang lebih Rp132 miliar. Adapun pembahasannya dilakukan sebelum pelaksanaan Pilgub Jatim 29 Agustus 2013. Harapannya agar dana tambahan tersebut terserap,” lanjutnya.

Terpisah, Anggota Komisi A DPRD Jatim, Sholeh Hayat mengaku pihaknya sudah tidak ragu-ragu lagi dalam mengalokasikan anggaran Pilgub Jatim. Sesuai jawaban Mendagri dan Komisi II DPR RI dipastikan Pilgub Jatim dilakukan secara langsung. ‘’Kita tahu sempat ada rumor jika Pilgub Jatim dilakukan oleh DPRD. Ini karena DPR RI segera mengesahkan UU 32/2004. Karenanya, untuk memastikan kebenaran berita tersebut, Komisi A DPRD Jatim sepakat untuk melakukan konsultasi ke dua instansi tersebut,’’kata dia. (Bintang)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved