Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Komisi D, Sidak Maksimalkan Pengungkit Jembatan Suramadu

 
25 Januari 2013

Suara Indrapura : Komisi D DPRD Jatim melakukan hearing atau pertemuan dengan Balai Besar V wilayah Jatim, UPT Bina Marga Jatim di Pamekasan dan Dinas Perhubungan Jatim UPT Pamekasan di Bangkalan, Selasa (21/1). Dalam pertemuan itu, komisi yang membidangi pembangunan

mendesak pelebaran jalan akses jembatan Suramadu ke empat Kabupaten (Bangkalan,  Pamekasan, Sampang, Sumenep). 

Dikatakan Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim, H. Mahdi, SE, SH kebutuhan sarana infrastruktur jalan di wilayah Madura sangat mendesak. Sebab, kalangan dewan Jatim tidak ingin keberadaan Jembatan Suramadu hanya sebagai jalur penyeberangan saja. Namun, jembatan seharga Rp 4,5 triltyun tersebut harus mampu menjadi pengungkit kemajuan wilayah di Madura.

"Ini penting, agar tidak terjadi disparitas wilayah yang sangat mencolok, antara Kota Surabaya dengan Madura," terang Mahdi.
Lebih Jauh Mahdi yang juga Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Reformasi (FP2R) menegaskan, suport dari pemerintah pusat utuk kebutuhan jalur di Madura bisa menjadi solusi keterbatasan anggaran yang diberikan APBD Provinsi Jatim maupun APBD Kabupaten. Jika tidak, percepatan pembangunan di Madura akan tidak banyak dirasakan, jika sarana infrastruktur tidak segera diperbaiki.

Pada pertemuan itu, Zairina anggota Komisi D DPRD Jatim dari Fraksi Hanura Damai, mendesak pembangunan jalan Madura segera diperbaiki. Disampaikan Zairina, selain banyak  jalan berlobang, sempit dan erosi sungai Kemuning menjadi kondisi jalan sangat membahayakan."Seperti  jalan Torjun-Jernih, setiap minggu menelan kecelakaan. Kapasitas jalan sudah padat dan banyak ditemukan lobang. Ini jelas membahayakan," tutur dia.

Senada. Iqbal dari Fraksi Partai Demokrat (FPD) menayakan bukan hanya membangun tapi juga memelihara. " Seperti pembatasan tonase bagi kendaraan yang masuk. Ini langkah awal Kepala UPT bisa komunikasi," tegas Iqbal.

Sementara itu,  Agus Salim dari Fraksi Partai  Golkar (FPG), meminta pada UPT Bina Marga menyampaikan UPT Bina Marga Pamekasan menyampaikan berapa banyak kebutuhan untuk akses jalan.

Pada kesempatan yang sama Muhamad Junaidi Kepala UPT Pamekasan membawahi 4 Kabupaten di Madura, megatakan pihaknya akan memperhatikan usulan dari wakil rakyat Jatim. "Upaya pembangunan sudah berjalan. Di  Bangkalan memang untuk anggaran tahun 2013, pembangunan jalan wilayah Sampang-Ketapang sudah dipersiapkan. Akses Torjuh-Jermih sudah ada penanganan APBN," kata Junaidi.

Sementara itu, Agus Hari  P Balai Besar Wilayah V, untuk wilayah Madura utk TA 1012 sudah ditangani 3 kilo meter jalan. Namun untuk tahun 2013, balai besar siap melakukan perbaikan jalan mulai Galis sampai Lorjun sehingga akses jalan Suramadu sampai Sampang akan mulus dengan lebar 7 meter. "Langkah koordinasi sangat penting, di wiilayah Madura ada 135 kilometer kondisi jalan yang lebarnya 4 meter. Dijalan seperti itu, dimasuki kendaraan dengan tonase tinggi akan cepat merusak jalan," urai dia.

Namun pihak Jasa Marga dan Balai Besar V tidak bisa bertindak. "Kami bisa melihat dan memfoto dan tidak bisa bertindak. Karena jalan  sisi utara pulau Madura tidak ada jembatan timbang," tandas mereka.

Dari usulan Kasi pengawasan dan Pengendalian UPT LLAJ Bangkalan  Maifra  Agus, sisi utara dari akses Suramadu sampai Tanjung Bumi, akses jalan sudah baik. Namun tidak ada pengawasan seperti keberadaan jembatan timbang. "Usulan akan disampaikan ke Dinas Perhubungan  Propinsi Jatim," urai dia. (Bintang)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved