Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

2013 Tuban-Bojonegoro Bakal Digerojok Anggaran 92 M

 
17 Januari 2013

Suara Indrapura : DPRD Jatim mempersiapkan diri dana kegiatan pembangunan diseluruh dapil IX (Tuban-Bojonegoro) sebesar Rp92 miliar. Dana pembangunan ini, ditargetkan untuk kebutuhan peningkatan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan masyarakat melalui APBD Tahun Anggaran (TA) 2013 . Dana kegiatan reses ini, meningkat Rp14 miliar dari tahun anggaran APBD 2012. Karena dana APBD TA 2012 dianggarkan Rp72 miliar. Penjelasan ini disampaikan Freddy Poernomo Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG)  DPRD Jatim saat bertemu warga di Kec. Kerek, Kab Tuban. Anggota dewan yang maju dari dapil IX ini menyampaikan, kebutuhan pembangunan, khususnya sarana infrastruktur, pertanian, serta pengairan, pendidikan dan kesehatan menjadi sangat penting di wilayah Tuban-Bojonegoro.

“Dana kegiatan reses ini, memang dikonsentrasikan untuk kebutuhan pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat,”terang Freddy.

Mantan komandan Resimen Mahasiswa (Menwa) Jatim ini, menguraikan pengajuan usulan pembangunan dilakukan pengawasan, salah satunya dengan kegiatan reses dewan.

“Reses yang dilakukan, untuk mengontrol dan mengaspirasi keperluan masyarakat terkait kebutuhan pembangunan,” tandas dia. Disinggung kebutuhan irigasi di wilayah Tuban-Bojonegoro, Ferddy Poernomo menandaskan jenis pertanian di kedua kabupaten tersebut didominasi irigasi menjadi perhatian serius DPRD Jatim,” terang dia.

Politisi Partai Golkar ini mencontohkan warga Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek terkait kurang optimalnya pengelolaan lahan, akibat lahan tadah hujan akan menjadi masukan serius bagi DPRD Jatim. Untuk itu, Freddy menyampaikan keluhan warga Desa Margomulyo tersebut kepimpinan DPRD Jatim.

“Ini diperlukan infrastruktur pertanian yang memadai sehingga bisa menggenjot prokdufitas pertanian. Seperti plengsengan sungai, dreinase memperlanjar irigasi, bendungan air. Namun jika pertanian tetap mengandalkan tadah hujan, maka produktifitas pertanian tidak akan bisa maksimal,”urai Freddy. (darul)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved