Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Komisi A DPRD Jatim Tanggapi Aspirasi Pedagang Pasar Kencong Jember

 
11 Januari 2013

Suara Indrapura : Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur menemui para pedagang Pasar Kencong, di pasar penampungan, Kabupaten Jember, Selasa (8/1/2013). Mereka menilai pasar penampungan yang dihuni oleh para pedagang ini tak layak.

Ketua anggota Komisi A Sabron Djamil Pasaribu mengatakan ; Kedatangan Komisi A ini merupakan jawaban atas penyampaian aspirasi mereka, Senin (7/1/2013). "Mereka kemarin mendatangi kami dan berkeluh kesah. Mereka sudah putus asa dengan Bupati dan DPRD Jember," katanya.

Saat itu, pasar baru yang  dibangun di atas lahan milik PT Perkebunan Nusantara 11 dengan dana dari investo ini dinilai tak seharusnya terjadi. Oleh karena itu Komisi A akan menanyakan masalah ini kepada Kementerian BUMN. "Kami akan tanyakan, kenapa tanah PTPN untuk kepentingan bisnis murni. Seharusnya tanah PTPN tak boleh dialihfungsikan," tambahnya.

Jalaluddin  Alham Anggota Komisi A meminta kepada Bupati MZA Djalal agar mau turun langsung untuk melihat kondisi pasar penampungan tersebut. Ia mendesak perlunya pavingisasi di pasar penampungan hingga ada pasar pengganti bagi para pedagang. Sebab para pedagang menempati pasar penampungan sejak Pasar Kencong terbakar 16 Agustus 2005 silam. Dari hasil peninjauan lokasi di pasar penampungan, Jalaluddin menilai, pasar tampungan sangat tidak layak. "Tanahnya becek. Kalau ada orang lewat, kotoran tanah bisa memercik ke dagangan," katanya.

Selain itu, pembangunan pasar baru seharusnya tidak menggunakan dana investor, tapi menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Jember. "Ini kan pasar tradisional. Pasar ini terbentuk oleh masyarakat, seharusnya pemerintah daerah yang membangun seperti di Sidoarjo," kata Jalaluddin.

Kepada para pedagang, Jalaluddin meminta agar gugatan perwakilan (class action) terhadap Bupati Djalal dan DPRD Jember dicabut. "Masalah ini bisa diselesaikan antara bapak bupati dengan para pedagang pasar kencong. Kami harap kepada Bupati Djalal untuk membantu masyarakat, karena sudah tujuh tahun menanti atensi bupati," katanya.

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved