Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Desak Kebijakan Pembangunan Sentuh Sektor Pertanian

 
10 Januari 2013

Suara Indrapura : Indonesia adalah negara agraris namun sektor pertanian memiliki kinerja rendah dalam pertumbuhan ekonomi. Dewan Jatim sangat prihatin atas menurunnya pertumbuhan sektor pertanian, pada  semester satu tahun 2012 dibanding semester satu 2011 mencapai 7,20%m pertumbuhan sektor petanian hanya 2,61%, sungguh ironis, angka penurunan ini mampu meresahkan masyarakat. 
Reses ketiga jasmas anggota dewan dari dapil delapan, banyak yang menyoroti temuan masalah di Kecematan Wungu, Desa Bantengan, Madiun diantaranya mahalnya pupuk pertanian, hama, pola tanam yang baik, kemiskinan, pengangguran, keamanan dan pendidikan.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim, Yusuf Rohana saat melakukan reses ketiganya mengatakan, perlu adanya pemerataan pembangunan, ini agar infrastruktur jalan, jembatan, potensi daerah, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Tingkat kemiskinan di desa dan kota dapat menurun, namun adanya reformasi birokrasi juga menentukan arah kebijakan yang secara adil memihak pada  kepentingan masyarakat. Ujarnya

Selanjutnya untuk mendukung meningkatnya sektor pertanian, pertama pemerintah provinsi melalui dinas pertanian harus serius memikirkan supporting program dan financial untuk beberapa produk unggulan di Jatim misal, produk holtikultura yang diperhatikan yakni, Jeruk Nambangan Madiun, Mangga, serta icon asli produk unggulan lainnya. Kedua, harus ada perbaikan sektor sektor pertanian, dengan memperhatikan ukuran NTP dan kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi, ketiga meningkatkan anggaran pertanian, melalui program jalin kesra dapat di berikan bantuan misal, pupuk pertanian, alat produksi pertanian, bantuan uang modal, Paparnya

Kehadiran anggota tentunya dalam rangka Reses Jasmas (Jaring aspirasi masyarakat), pertemuan reses anggota bersama masyarakat ini tidak jarang warga yang mengeluh.  Aris Suselo, warga Bantengan  dengan wajah memelas meminta agar ada rehab gedung PAUD, (Pendidikan Anak Usia Dini) selain itu jumlah PAUD harus  ada di setiap Kab, dan juga di perhatikan kesejahteraan gurunya, “ biaya sekolah 80% murni swadaya dari wali murid, lalu 30%nya dari pemerintah, belum lagi upah guru yang tidak tercukupi”. Ujarnya

Selain itu, Wito warga dari RT II RW I dsn Banaran ini mendesak agar produk unggulan pada tanaman holtikultura, seperti sayuran dan buah-buahan hampir 40% banyak di Madiun, namun kalah bersaing dengan daerah lain misal buah mangga yang mutunya kalah dengan daerah Probolinggo, katanya.

Harapannya, Komisi B Jatim yang mitra kerja dengan dinas pertanian, dan perekonomian  semoga dapat membantu mewujudkan peningkatan pertumbuhan sektor pertanian, hingga mampu meningkatkan kesejahteran petani yang menjadi penghuni terbanyak di Jawa Timur. (Mukriel)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved