Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Masukan Terhadap Peran Badan Kehormatan

 
03 Desember 2013

DPRD Jatim Online (Selasa; 03/12)

Suara Indrapura : Dalam pertemuan itu, sejumlah anggota BK DPRD Jatim ikut menemui BK Provinsi Banten, yaitu Kodrat Sunyoto anggota Fraksi Partai Golkar (FPG), Anissa Syakur anggota Fraksi PKB dan Riyard Rosadi anggota Fraksi PKS. Anggota BK DPRD Jatim, Kodrat Sunyoto mengatakan pertemuan yang berjalan santai namun serius terdapat sejumlah masukan penting bagi kelembagaan BK di dua Provinsi.

Bagi BK DPRD Provinsi Banten mendapatkan masukan, pentingnya peran koordinasi antar kelembagaan alat kelembagaan dewan. "Termasuk koordinasi dan komunikasi yang bagus dengan kalangan di luar dewan. Seperti dengan masyarakat, lembaga pemberdayaan masyarakat, bahkan dengan media massa juga harus dibangun," terang Kodrat Sunyoto serius.

Anggota BK yang juga duduk di Komisi E DPRD Jatim ini, juga menegaskan masukan dan saran perbaikan juga didapat dari pertemuan dengan BK Provinsi Banten, yaitu  kebersamaan menghargai dan mendukung kebijakan  peranan BK dalam melakukan peran kontrolnya terhadap anggota dewan Jatim. Diantaranya, anggota dewan yang duduk di BK harus benar-benar mempunyai kemampuan untuk menjalankan fungsi dan peranan Badan Kehormatan. Seperti lanjut Kodrat Sunyoto mencontohkan, anggota dewan yang duduk di Badan Kehormatan mempunyai syarat memiliki usia 50 tahun ke atas dan mereka yang duduk juga mempunyai pengalaman managerial yang bagus. 

"Meski mendudukan anggota dewan di alat kelengkapan dewan menjadi hak fraksi. Namun posisi BK tidak hanya berdasar kompromi politik, tetapi pilihan fraksi adalah mereka yang benarIbenar kompeten. Bukan hanya kue kekuasaan, tetapi tingkat kemampuan. Hal ini, untuk menjaga marwah kewibawaan," terang dia.

Terkait, ompongnya peranan Badan kehormatan di DPRD Jatim, khususnya masih banyak ketidakdisiplinan anggota dewan dalam menjalanlan fungsi dan peranannya. Kodrat yang juga anggota Fraksi Partai Golkar ini, tidak menampik. Meski, dirinya bersama sejumlah anggota BK DPRD Jatim lainnya terus mendorong kewibawaan Badan Kehormatan.

"Ke depan, pelaksanaan kegiatan seperti paripurna tidak hanya absensi yang diberikan. Namun kehadiran fisik anggota dewan harus dilakukan. Jika kehadiran secara fisik tidak memenuhi qorum, mereka harus ditunggu," tegas dia kembali.

Termasuk kedisiplinan di internal BK, juga perananan anggota dewan senior dan mempunyai  kewibawaan. "Sehingga kode etik tentang kedewanan  bisa diikuti oleh dewan lain. Oleh karena itu, performan Badan Kehormatan sangat menentukan," urai Kodrat serius. (Bintang)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved