Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Raperda Miras Pecahkan Suara Baleg DPRD Jatim

 
10 Januari 2014

DPRD Jatim Online (Jumat;10/01)

Suara Indrapura : Terkait Raperda tentang Pengendalian Minuman Keras yang sedang dibahas dikalangan Badan Legislatif DPRD Jatim tampaknya membuat suara terbagi dua dan terancam gagal.

H. Muhamad Mochtar, S.IP, M.BA, salah satu anggota Balegda sepertinya terkesan kurang menyetujui dengan Raperda Miras tersebut. Pasalnya, menurut Mochtar tidak segampang itu untuk membuat Perda Miras. Masalahnya ada dua hal yang setidaknya bakal menjadi masalah, yakni pertama, tidak semua wilayah di Jawa Timur bisa menerima perda tersebut. Alasanya karena kondisi tiap daerah berbeda, misalkan wilayah Surabaya berbeda dengan pacitan. Kadua, banyak daerah yang memiliki Perda Miras sendiri-sendiri, ungkap politisi Golkar ini.

Lebih lanjut Mochtar menjelaskan, sebenarnya yang bermasalah adalah penegakan hukum dari Perda itu sendiri. Seperti kita ketahui bersama, di daerah Mojokerto yang sudah mempunyai Perda Miras tetapi masih saja terjadi pesta miras yang merenggut 17 nyawa. Ini menunjukkan bahwa Perda sebaik apapun tidak akan berfungsi sepanjang penegakannya lemah.

Masih terang Mochtar, dalam membentuk Raperda yang menjadi Inisiatif Legislatif tersebut tidak mudah. Sebab Badan Legislatif harus menggelar public hearing yang mana dalam pertemuan nanti yang diundang tidak hanya kyai-kyai, tapi juga mengundang kalangan professional. Sehingga isi-isi aturanya bervariasi akan tetapi bisa juga dalam pembentukan Raperda ini nanti akan mengalami kesulitan. Kemungkinan besar penetapanya ditunda bahkan ada kemungkinan tidak jadi dibentuk Perda Miras, paparnya.

Sampai saat ini peredaran miras belum bisa terkontrol dengan baik bahkan di beberapa daerah yang sudah memiliki Perda miras, tidak bisa melaksanakan dengan benar. Itu artinya ada yang salah tentang penegakan hukumnya dan bukan Perda-nya. Jadi Mochtar mengaku pesimis, jika kerja Baleg akan maksimal mengawal Raperda yang bakal mengatur terkait peredaran minuman keras ini, tandas politisi asal dapil VIII tersebut. (rofik).   

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved