Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Tingkatkan Harkat dan Martabat Bangsa

 
12 Mei 2014

DPRD Jatim Online (Senin; 12/05)

Suara Indrapura : Politisi yang  dilahirkan di Kota Ambon, 27 Mei 1964  mengawali karier politiknya pada awal tahun 2000 an.  Dengan kiprahnya di organisasi keagamaan, nama Marcus Remiasa kian melesat bak anak panah lepas dari busurnya. Baginya pendidikan formal saja masih belum cukup untuk membekali seseorang berkiprah  di dunia politik, oleh karenanya dirinya merasa bangga ketika masa remaja  memiliki kesempatan belajar melalui pendidikan nonformal misal  kepramukaan dan LSM. Baginya  organisasi kepramukaan dan LSM dapat dipakai sebagai  awal membangun jati diri yang disiplin dan mandiri. Inilah pertama kali  lahirnya sikap kepemimpinan, dan membangun solidaritas antar teman. Sikap  yang tegas dalam penyelesaian masalah selalu dibutuhkan oleh anggota regunya.

“Saya itu paling getol mengikuti organisasi Pramuka dan organisasi kemasyarakatan (LSM). Sikap kepemimpinan  terbentuk dan dapat  lahir dengan sendirinya.  Meski masih  kecil,  saya sudah belajar  banyak mengenal orang, dan menghargai pendapat orang lain. Awalnya sulit bicara di depan publik,  dengan berorganisasi  saya bisa,” ungkap beliau.

Marcus Remiasa mememulai karirnya di Surabaya ketika  masuk perguruan tinggi pada tahun 1984, kemudian dalam tahun 1990 an bekerja sebagai kontraktor terakhir mengabdi menjadi dosen UK Petra  Surabaya sebelum menjadi legislator. Dengan berjalannya waktu serta  pengalaman pengabdian di Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Cabang Surabaya inilah dunia politik mulai dicintai.

Melalui amanah  dari organisasi PIKI, pria santun ini pada tahun 2004 diusung oleh Partai Damai Sejahtera untuk menjadi duta di DPR RI melalui Dapil Malang  Raya, namun Tuhan masih belum berkehendak. Kegagalan awal tidak  menyurutkan hatinya untuk bekerja lebih keras.

Pada tahun 2009 Partai  Damai Sejahtera tetap percayanya untuk mencoba yang kedua kali menjadi  wakil rakyat di DPRD Prov. Jatim. Dengan berbekal pengalaman dan usaha kerasnya, melalui Dapil 1  (Surabaya, Sidoarjo) dirinya masuk di jajaran 100 wakil rakyat Jawa Timur.

Legislator yang menjabat jadi Sekretaris Fraksi Hanura Damai ini masih  aktif di Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Cabang Surabaya. Dengan PIKI bapak empat anak ini mampu mempelajari cara  berinteraksi, dan membangun kerjasama dengan orang lain. Tak hayal jika  tali persahabatan terus terjalin dan bertambah. Persahabatan bukan  hanya lahir dari lingkungan sekitar, melainkan juga dari luar daerah. Dengan banyaknya pembekalan ilmu tentang berorganisasi, dan membangun jaringan, pria yang pernah meraih juara ke-2 lomba jambore tingkat  Nasional ini dipercaya oleh 36 Dewan Pimpinan Cabang (DPC)  PDS untuk  menjadi ketua umum Dewan Pimpinan Wulayah (DPW) PDS Provinsi Jawa Timur  untuk masa bhakti 2010-2015. “Waktu kecil saya belum tidak tertarik untuk terjun ke politik. Tetapi  ketika dewasa saya memutuskan untuk menggeluti dunia politik. Saya  berprinsip kalau orang lain bisa, kenapa diriku tidak bisa,” Paparnya.

Baginya duduk di lembaga Legislatif melalui kereta Partai Damai  Sejahtera adalah salah satu cara untuk mengaktualisasikan kemampuan yang  dimiliki. Prinsip yang ditanamkan dalam jiwanya selaku Wakil Ketua Komisi A  (Pemerintahan) adalah ingin berperan secara aktif dalam menjalankan fungsi legislasi,  anggaran, dan pengawasan. Salah satu bukti adalah sebagai inisiator  Raperda Pemberdayaan UMKM dan diterima oleh seluruh anggota DPRD Jatim  untuk ditetapkan menjadi Raperda inisiatif tahun 2010.

Dengan begitu,  kebijakan yang diambil dapat bermanfaat bagi masyarakat Jatim. Meski Komisi yang dipimpinnya bergerak di Bidang Hukum dan  Pemerintahan, pihaknya juga berkomitmen untuk terus membangun  infrastrktur. Jatim harus lebih maju dan baik dari Provinsi lainnya.  Apresiasi yang terus digelontorkannya adalah pembenahan pembangunan yang  dapat memimalisir volume banjir. Visi yang beliau emban adalah meningkatkan harkat dan martabat bangsa  Indonesia untuk duduk sejajar dengan bangsa-bangsa lain.

“Hal tersebut  haruslah ditunjang dengan memberikan pendidikan disegala aspek, dan membangun karakter masyarakat lebih baik. Dengan begitu, rasa keperdulian, kebersamaan dan rasa memiliki tehadap bangsa ini semakin melekat dalam  sanubari masyarakat”, ungkap Marcus. (Bredo)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved