Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Petani Jangan Jadikan Obyek Penderitaan

 
13 Mei 2014

DPRD Jatim Online (Selasa; 13/05)

Suara Indrapura : Legislator  paruh baya ini mengawali karier politiknya pada tahun 1977. Pada saat itu perkembangan poltik ibarat “hidup enggan mati tak mau”.  Namun demikian figur H. Subianto sangat dibutuhkan dalam membangun politik di daerah. Diawali sebagai kader Golongan Karya, politisi enerjik dan murah senyum  ini terus mengembangkan bakatnya di dunia pertanian bersama gabungan kelompok tani yang ada di Kediri. Sadar akan kemampuan  dalam menggalang massa, putra terbaik asal  Kediri yang semula mengabdi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS)  mengundurkan diri  dan mengembangkan kariernya  di dunia politik. Kematangan di dunia politik semakin bersinar setelah memutuskan  hubungannya dengan Partai Golkar dan masuk pada Partai Demokrat. Sebagai  generasi baru di Partai Demokrat nama H. Subianto sudah tidak asing  lagi, karena kematangannya dan kepiawaiannya dalam mempimpin massa. Kejujuran dan keterbukaan adalah kunci sukses dalam hidupnya. Dirinya  yakin bawasanya masyarakat selalu percaya pada pimpinan jika sang  pemimpin dalam menjalankan tugasnya dilakukan dengan rasa iklhas, jujur  dan terbuka. Paparnya.

Untuk menjadi politikus sejati bapak tiga anak (Dony Ferdianto, Dian  Rhestika WR, dan Johan Mandala Wicaksono) perlu konsentrasi penuh dan  jangan setengah-setengah. Oleh karena itu menurutnya mengundurkan diri  dari PNS adalah langkah yang tepat. Sehinggga tidak ada dualisme dalam  pengabdiannya.

Mengabdi di Partai Demokrat menurut suami  Hj. Yuyud Sumarni adalah  kebijakan yang tepat, karena di Partai Demokrat secara visi dan misinya  cukup jelas dan mudah difahami oleh seluruh lapisan masyarakat. Seperti  yang tersirat dan tersurat visi dan misinya adalah  Memberikan garis  yang jelas agar partai berfungsi secara optimal dengan peranan yang  signifikan di dalam seluruh proses pembangunan Indonesia baru yang  dijiwai oleh semangat reformasi serta pembaharuan dalam semua bidang  kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan kedalam formasi  semula sebagaimana telah diikrarkan oleh para pejuang, pendiri pencetus  Proklamasi kemerdekaan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia  dengan titik berat kepada upaya mewujudkan perdamaian, demokrasi  (Kedaulatan rakyat) dan kesejahteraaan.

Meneruskan perjuangan bangsa dengan semangat kebangsaan baru dalam melanjutkan dan merevisi strategi pembangunan Nasional sebagai tumpuan  sejarah bahwa kehadiran partai Demokrat adalah melanjutkan perjuangan  generasi-generasi sebelumnya yang telah aktif sepanjang sejarah  perjuangan bangsa Indonesia, sejak melawan penjajah merebut Kemerdekaan,  merumuskan Pancasila dan UUD 1945, mengisi kemerdekaan secara  berkesinambungan hingga memasuki era reformasi. Memperjuangkan tegaknya persamaan hak dan kewajiban Warga negara tanpa  membedakan ras, agama, suku dan golongan dalam rangka menciptakan  masyarakat sipil (civil society) yang kuat, otonomi daerah yang luas  serta terwujudnya representasi kedaulatan rakyat pada struktur lebaga  perwakilan dan permusyawaratan.

Alumnus Magister Managemen dari Universitas Wijaya Putra Surabaya  setelah dipercaya menjadi wakil rakyat bertekad ingin memberikan nilai  lebih kepada masyarakat. Terus memperjuangkan aspirasi masyarakat   petani, nelayan, koperasi dan usaha kecil menengah dari tingkat miskin  ke sejahtera, dari yang tradisional ke yang lebih modern. Mengabdi pada masyarakat petani adalah suatu cita-citanya, karena  menurut kacamatanya sampai dengan saat ini petani menjadi obyek  penderitaan, untuk itu anak Tukidjan Heru Sujanto dan Ibu Sumini ini  terus mendorong agar pemerintah tetap memberikan alokasi yang memadahi  dalam mengembangkan pertanian di Jawa Timur.

Puspa Agrobis, pengembangan pupuk organik, peningkatan kualitas KTNA,  peningkatan kualitas dan kuantitas petani tebu adalah jawaban awal  perjuangan kita, katanya, mudah-mudahan langkah awal dalam mengembangan  kesejahteraan petani, nelayan dan wira usaha dapat berjalan dengan baik. Jika hasil produksi masyarakat baik yang tergabung dalam Kontak Tani  Nelayan Andalan (KTNA), Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI), Kerukunan Usaha  Kecil Menengah Indonesia (KUKMI), Koperasi Unit Desa (KUD) berjalan  lancar maka program Pasar  Agrobis dapat bermanfaat bagi masyarakat

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved