Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Berikan dan Layani Hak-Hak Publik

 
14 Mei 2014

DPRD Jatim Online (Rabu; 14/05)

Suara Indrapura : Drg. Wike Herawati, MKes adalah salah satu politikus Jawa Timur yang berpengetahuan sebagai dokter gigi. Dengan perkembangan iklim politik  yang kondusif,  pelan tapi pasti   Ibu tiga anak (Carissa Ayu, ZR, Chiquita Putri VR, Callista Dinda NR) terjun dalam dunia politik dan berhasil  mejadi wakil rakyat dalam masa bhakti 2009-2014.

Sebagai wakil rakyat legislator yang gemar berorganisasi yang saat ini  duduk sebagai wakil Bendahara KNPI Jatim, bendahara umum Karang Taruna  Jatim dan berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya ini ingin membangun  masyarakat yang sehat  dinamis dan sejahtera. Sebagai masyarakat yang  sehat tentunya memiliki ciri tersendiri diantaranya adanya  peningkatan  kemampuan masyarakat untuk hidup sehat, mampu  mengatasi masalah  kesehatan sederhana melalui upaya peningkatan, pencegahan, penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan.

Peningkatan upaya kesehatan lingkungan terutama penyediaan sanitasi  dasar yang dikembangkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk  meningkatkan mutu lingkungan hidup, serta adanya  peningkatan status  gizi masyarakat berkaitan dengan peningkatan status sosial ekonomi  masyarakat. Mampu menurunkan  angka kesakitan dan kematian dari berbagai  sebab dan penyakit. Sehingga beliau menilai; untuk dikategorikan sehat masih belum memiliki standart WHO.

Srikandi asal Surabaya tepatnya ini selain memperjuangkan hak-hak  masyarakat miskin untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, juga peduli terhadap Gender, kaum wanita. Kini wanita  bukan hanya sebagai konco wingking (hanya mengekor) tapi juga  diharapkan mampu bekerja sejajar dengan kaum laki-laki.

Membangun kecintaan bersama  masyarakat merupakan kegiatan yang sangat indah, dan mudah menyatu  bersama masyarakat. Tapi kalau berbicara masalah politik menurut  pandangan politisi yang berbintang Leo ini menilai sangat berbanding terbalik. Namun politik tidaklah semuanya kotor. Apabila kita mampu menyelami dan mendalami apa arti politik yang sebenarnya, Dirinya yakin bahwa organisasi politik juga mengasyikkan sama dengan  organisasi-organisasi lain yang hidup dan berkembang di msyarakat.  

Menurutnya pemerintah telah mengadakan perubahan peraturan-peraturan  yang bertujuan untuk meningkatkan status perempuan dan keluarga dalam masyarakat dengan menerbitkan UU Perkawinan No.1 tahun 1974 yang telah memberikan kepada perempuan beberapa hak yang sama dengan laki-laki yakni sama-sama menjadi subjek hukum, perempuan bisa memiliki dan  menguasai harta benda sendiri, membuat perjanjian karena mampu melakukan  perbuatan hukum sendiri (bekwaam), tidak dapat dipaksa kawin bahkan dapat mengajukan perceraian terhadap suaminya, hak-hak mana tidak diakui  dalam peraturan yang berlaku sebelumnya. Namun demikian, UU ini mengandung kelemahan dan ada beberapa  ambivalensinya, karena dipihak lain menetapkan peran yang berbeda bagi laki-Iaki dan perempuan dimana laki-laki didefinisikan berperan di sektor publik (pencari nafkah) dan perempuan di sektor privat/domestik (rumah tangga). Bahkan UU ini masih memungkinkan seorang suami untuk  beristeri lebih dari satu (Pasal 3 dan 4). Perhatikan pula Pasal 41 UU Perkawinan mengenai putusnya perkawinan karena perceraian. Tidak ada sanksi apabila ayah tidak memberikan biaya pemeliharaan dan pendidikan bagi anak-anaknya. Itu berarti perempuan sering harus memikul beban tanggungjawab itu, bila ibunya diberikan hak  penguasaan anak. Dalam hal ini laki-laki dan perempuan tidak dibedakan  secara jelas seperti dalam Pasal 31 dan 34 UU Perkawinan, tetapi  kepentingan janda cerai dalam pemeliharaan anak tidak terjangkau oleh  hukum. Katanya. (Fafa)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved