Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Berjuang Melalui Jalan Rosullillah

 
28 Mei 2014

DPRD Jatim Online (Rabu; 28/05)

Suara Indrapura : H. Riyadh  Rosyadi adalah salah satu dari seratus politikus yang duduk  di kursi DPRD Provinsi Jawa Timur dari partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menurutnya terjun di dunia politik merupakan bagian dari perjuangan bangsa, Negara dan Agama. Sebagai masyarakat yang beriman, berjuang  melalui segala lini tidak dilarang bahkan dianjurkan asal perjuangan  yang dilakukan semata-mata untuk Allah SWT serta mengacu pada ajaran  Nabi besar Muhammad  SAW.

Ketertarikan berorganisasi menurut suami  Retno  Damayanti timbul sejak  duduk dibangku SLTA, ketika itu sosok kalem ini mendapat tanggungjawab  sebagai Rohis SMA 31 Jakarta pada tahun 1985-1987. Berorganisasi  dimasa remaja ditengah kegiatan sekolah maupun kuliah merupakan  tool/kunci sebagai pendewasaan kader dalam kiprah atau sebagai kawah  candra dimukanya suatu kader. Bagaimanapun juga kader merupakan bagian  dari Imam atau pimpinan masyarakat.

Masuk menjadi kader militan di Partai Keadilan Sejahtera karena  memiliki visi dan misi yang sesuai dengan hati nurani serta semangat  hidup sehari hari. Sebagai kader yang memiliki garis seperti diajarkan  Rosulullah SAW, Politisi yang sopan dan beraklaq kharimah ini sebelum  menjadi wakil rakyat di tingkat Provinsi, sudah merasakan pahit getirnya  menjadi wakil rakyat di level Kabupaten. Oleh karena itu dirinya  berusaha untuk bekerja yang lebih baik bagi masyarakat Jawa Timur.

Ketertarikan mengabdi di Partai Keadilan Sejahtera memiliki sejarah  yang panjang, karena sebelum PKS lahir di bumi tercinta ini, anak  yang  dilahirkan dari bapak KH. Drs. Mohammad Sahlar dan Ibu Mi’Rosul  Asyaroti aktif dalam organisasi yang bernafaskan Islam, PERSI, PMII, HMI  dan lain sejenisnya pernah diikuti. Setelah melihat jihatnya para pemimpin yang mengarsiteki lahirnya PKS  dengan pandangan yang sama, maka tidak segan lagi untuk terjun di bursa  politik. Namun sekali lagi para kader PKS tidak ada yang mengetahui nama-nama yang dinominasikan sebagai wakil rakyat. Bebernya.

Hampir semua kader ingin menjadi anggota dewan di daerah pemilihannya,  tapi bagi bapak tujuh anak ini berbeda cara berfikirnya. Karena semua  kader Partai Keadilan Sejahtera tidak mengetahui apakah dicalonkan  sebagai calon anggota legislatif atau hanya sebagai pengurus partai.  Baginya berbakti di pengurus tidak ada jeleknya, justru akan menjadi  kader yang benar-benar  tangguh bukan kader karbitan. Ungkap beliau.

Berlabuh di gedung Indrapura sebagai wakil rakyat wilayah Provinsi Jawa Timur adalah amanah yang perlu dijunjung tinggi, dan yang lebih penting lagi  perlu tanggung jawab baik secara hablu minnanass maupun hablu minnallah.  Artinya bertanggung jawab kepada manusia atau umat dan kepada Tuhan  sang Khalid. Bertanggung jawab kepada umatnya diimplementasikan melalui berbagai kegiatan untuk  mendorong pertumbuhan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur sebagaimana tertuang dalam RPJMD.  Sebuah masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan membawa Jawa Timur menjadi wilayah potensial.

Sementara kontrol terhadap pemerintah akan dilaksanakan semaksimal mungkin. Khususnya pengawalan anggaran yang telah ditetapkan, sehingga anggaran tersebut nantinya mengenai sasaran yang tepat. Namun memberikan edukasi kepada masyarakat disemua bidang merupakan hal penting demi tercapainya kita semua yaitu “kesejahteraan yang berkeadilan” tentunya  sesuai dengan amanat partai. Katanya.

Berjuang tiada finish, itulah filosofi politikus muda ini. Dengan  berbekal pengetahuan, agama, serta pemahaman kaidah-kaidah ajaran  Rosullillah, dirinya yakin secara bertahap usaha yang dilakukan akan  dapat dinikmati hasilnya oleh masyarakat. Papar beliau. (Nonik)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved