Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Jalaludin Alham Berharap Anggota Penerus Lanjutkan Program

 
12 Juni 2014

DPRD Jatim Online (Kamis; 12/06)

Suara Indrapura : Masih banyaknya Pekerjaan Rumah (PR) yang belum diselesaikannya sebagai anggota DPRD Jatim, Jalaludin Alham minta kepada penerusnya untuk menyelesaikan permasalahan yang merundung petani garam di Madura. Dimana mereka ini mendapatkan perlakuan yang tidak ‘manusiawi’ yang dilakukan oleh PN Garam. Karenanya nasib mereka harus diperjuangkan untuk mendapatkan penghasilan yang layak.

Tidak sampai disitu saja, Jalal juga berharap pembangunan tol Pandaan serta Jalur Lintas Selatan (JLS) segera rampung. Mengingat kendala keduanya pada pembebasan lahan. “Memang saya melihat banyak masyarakat yang antipati dengan pemerintah terkait pembebesan lahan. Dimana disana banyak ditemukan korupsi. Namun hal itu sudah lalu, sekarang mereka tidak berani. Karena dalam melakukan pembebesan lahan, pemerintah selalu menurunkan pihak ketiga yaitu tim appreisel yang memiliki kerja menafsir harga tanah sesuai NJOP,” tandas mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo dengan mimik serius.

Disatu sisi, dengan diselesaikan pembangunan khususnya JLS maka masyarakat Banyuwangi yang akan ke Pacitan tak perlu lagi ke Surabaya. Namun dengan menggunakan akses JLS, mereka dapat langsung ke Pacitan. “Selain mengirit waktu sekaligus ongkos,” tambah pria asli Lubuk Linggau 5 Pebruari 1971 ini berharap.

Anggota Komisi A DPRD Jatim ini menjelaskan, dengan adanya UU yang menyebutkan kewajiban pemerintah memberikan ganti rugi. Jika terjadi kecelakaan yang disebabkan kondisi jalan. Tentunya hal ini akan membebani keuangan negara. Ini karena pemerintah lalai dalam menjaga dan memperbaiki jalan yang rusak. “Padahal jalan di Jatim yang rusak cukup banyak. Dengan begitu berapa anggaran yang dialokasikan jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” lanjut Jalal.

Sementara terkait dengan akte kelahiran, dirinya sebagai anggota Komisi A cukup bangga. Akhirnya dihapuskannya denda dalam setiap pengurusan akta kelahiran. “Inilah kerja dari Komisi A. Memang kerjanya tidak kelihatan namun hasilnya dapat dirasakan,” papar politisi alumnus S1 Ilmu Politik Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya dan S2 Hukum  Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved