Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

DPRD Sulsel Berguru Perda Inisiatif DPRD Jatim

 
05 Juni 2014

DPRD Jatim Online (Kamis; 05/06)

Suara Indrapura : Komisi B DPRD Jatim, Rabu (4/6) mengagendakan penerimaan kunjungan kerja Pansus DPRD Sulawesi Selatan lewat kesempatan studi komparatif ke Jawa Timur. Hal tersebut guna membahas persoalan tugas pokok dan fungsi DPRD dan permasalah Prolegda (Program Legislasi Daerah). Salah satunya tentang Perda Inisiatif Dewan.

Rombongan Dewan yang berjumlahkan 25 orang itu, mengagendakan Kunker (Kunjungan Kerja) ke rumah rakyat DPRD Jatim bermaksut untuk mencari bahan-bahan penyempurnaan pembuatan Perda inisiatif yang selama ini sedang digagas.

Ketua Komisi B  Jatim, Agus Dono saat menemui rombongan Pansus mengatakan, sumber informasi sebagai masukan Perda bisa diagendakan lewat lintas Komisi. Artinya lintas Komisi bisa diharapkan bisa memberikan masukan secara luas. “Berbicara soal Perda Perlindungan Pertanian, kondisi di Jatim memberikan kontribusi besar pada Nasional. Saat ini Jatim diberi tugas oleh Negara untuk mengembangkan lima sektor unggulan, yaitu pertanian, peternakan daging, gula, kedelai, jagung. Ini sangat penting oleh sebab itu, Komisi B mengapresiasi Perda yang dimiliki DPRD Sulsel, Perda Perlindungan bagi Petani dan Nelayan.” Katanya

Meski ditunjang dengan fasilitas infrastruktur pertanian yang dimiliki pemerintah, kesulitan yang dihadapi Pemerintah yang menonjol ialah, kendala menaikkan NTP Pertanian, dan Perternakan. “Bayangkan harga jual daging hampir Rp. 90.000, harga pakan ternakpun juga mahal. Oleh sebab itu kita dorong dengan mesin-mesin pembuatan pakan ternak. PDRD Jatim sendiri sebesar 1200 Triliyun, pertumbuhannya baru 7,22%. Akibatnya saat libur panjang kemacetan jalan begitu besar. Kita juga punya pelabuhan samudra yang nantinya jadi cikal bakal pelabuhan internasional di Teluk Lamong, Lapangan Terbang, Doubel Trek Kereta Api, Tol Pandaan-Banyuwangi.” ungkapnya.

Pimpinan rombongan Pansus Penyusunan Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, mengatakan sikap ingin belajar dan berkonsultasi ke DPRD Jatim, namun sebelumnya dalam penyusunan naskah akademik DPRD Sulsel sudah datang belajar  ke DPRD Jabar, “alasan lain berguru je Jatim pertama, Provinsi Jatim merupakan salah satu Provinsi ikut berkontribusi dalam surplus beras Nasional sebesar 10 juta Ton, harapan kami ingin banyak inforamasi di Jatim,” kata Ayu Nisar Srikandi asal Fraksi Demokrat DPRD Sulsel

Sementara itu, Kadis Pertanian Jatim Indro Sutopo, mengatakan, kami selama ini bertugas mengurusi sarana dan prasarana pertanian demi lahan pertanian pangan berkelanjutan, “memang masing-masing Provinsi dalam pembuatan Regualasi LP2B (Lahan Perlindungan Pertanian Berkelanjutan), itu berbeda namun secara Nasional LP2B belum ditetapkan. Dia menegaskan, kendati demikian nanti akan ada Konsultasi publik yang diinformasikan, pada masyarakat, jika belum di informasikan jelas menyalahi aturan.” Katanya

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved