Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Majukan Pembangunan dan Pemberdayaan Perfilman Jawa Timur

 
10 Juli 2014

DPRD Jatim Online (Kamis; 10/07)

Suara Indrapura : Keberdaan film nonkomersial yang bertemakan budaya, Sejarah Indonesia atau Jawa Timur yang selama ini cukup menghibur dan sudah bertahun-tahun diadakan secara keseluruhan belum bisa atau sudah tidak bisa menyedot animo masyarakat.

Sutrisno, MP sebagai juru bicara Laporan Pimpinan Komisi B (Perekonomian) terhadap Raperda Inisiatif tentang “Pembangunan dan Pemberdayaan Perfilman Jawa Timur” menjelaskan,  ada 2 (dua) hal yang penting melakukan penyempurnaan terhadap Draft Raperda. Salah satunya yaitu mengenai ruang lingkup pengaturan Raperda, terutama berkaitan dengan jenis pembangunan  dan pemberdayaan perfilman yang dapat didukung oleh Pemerintah Daerah.

Lebih lanjut jelas Sutrisno, berdasarkan UU No. 33 Tahun 2009, pengaturan mengenai perfilman dalam UU tersebut terdiri atas kegiatan perfilman dan usaha perfilman. Kegiatan perfilman langsung berhubungan dengan film dan bersifat nonkomersial. Sedangkan Usaha perfilman adalah penyelenggaraan perfilman yang langsung berhubungan dengan film dan bersifat komersial.

Keberadaan badan perfilman daerah merupakan salah satu bentuk penguatan peran serta masyarakat dalam pembangunan dan pemberdayaan perfilman di daerah. Adapun Badan perfilm daerah ini merupakan badan swasta yang bersifat mandiri, papar Sutrisno.

Sutrisno menambahkan, pertunjukan tradisional sangat berbeda dengan film nonkomersial. Secara umum, pertunjukan tradisional memang sudah hampir tidak diminati dikarenakan karakter monoton pertunjukan yang cenderung membosankan, sehingga masyarakat tidak lagi tertarik pada pertunjukan tradisional.

Sedangkan film merupakan karya seni budaya yang merupakan pranata sosial dan media komunikasi massa yang dengan mempunyai daya pengaruh besar, fungsi pendidikan, hiburan, informasi dan pendorong karya kreatif serta memiliki fungsi ekonomi yang mampu memajukan kesejahteraan masyarakat serta disajikan dalam bentuk yang tidak monoton sebagaimana halnya pertunjukan tradisional.

Memberdayakan sumber daya manusia yang ada di Daerah yaitu dilakukan dengan mengutamakan penggunaan tenaga lokal dalam setiap usaha perfilman. “Hal ini bertujuan untuk menghindari eksplotasi atas keindahan atau sumber daya alam kita, namun tidak memberikan kontribusi apapun bagi masyarakat”, Ujar Sutrisno.    

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved