Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Raperda Mihol Meminimalisir Tindak Destruktif di Jatim

 
08 Juli 2014

DPRD Jatim Online (Selasa; 08/07)

Suara Indrapura : Sebagai pihak yang diberi mandat oleh rakyat, Pemerintah Provinsi bersama DPRD memiliki tanggung jawab dan kewenangan untuk mengatur masalah produksi, peredaran dan pengawasan minuman beralkohol agar tidak menimbulkan dampak destruktif di tengah masyarakat. Melalui Raperda ini kita ingin menyelamatkan generasi muda Jawa Timur dari kebiasaan buruk yang akan merusak masa depannya.

Karena itu, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera melalui juru bicara Arif Hari Setiawan, ST, MT  pada Pendapat Akhir Fraksi berpendapat bahwa larangan atau pengendalian masalah MIHOL ini perlu dilakukan mulai dari hulu hingga hilir secara komprehensif. Raperda ini diharapkan akan dapat mempersempit ruang atau kesempatan bagi masyarakat, termasuk generasi muda untuk mendapatkan “minuman perusak jiwaini.

Arif Hari Setiawan, menjelaskan, kasus MIHOL di wilayah Jawa Timur telah secara beruntun menimbulkan korban jiwa meninggal sia-sia dan sudah meluas dan lintas Kabupaten/Kota. F-PKS menilai kasus minuman beralkohol ini sudah masuk kategori “kasus luar biasa” , karena itu dibutuhkan langkah-langkah dan kebijakan-kebijakan yang luar biasa, cepat dan tepat.

Dan langkah kebijakan yang “luar biasa” itu dapat diwujudkan dalam norma dan pokok materi yang telah dilakomodir dalam Raperda ini. Kita semua membutuhkan Raperda ini dan diharapkan dapat dijadikan rujukan atau pedoman bagi pemerintah kab/kota untuk membuat Perda yang lebih kontekstual dan implementatif,”tandas Arif Hari Setiawan.

Lebih lanjut Arif Hari Setiawan menambahkan, kepentingan dan kemanfaatkan masyarakat luas harus lebih dipertimbangkan dan dikedepankan. Karena itu, yang kita butuhkan adalah progresivitas hokum dari aparat penegak Perda ini nantinya dalam mengimplementasikannya. Implementasinya perlu berorientasi pada penyelesaian masalah dan kemanfaatan masyarakat yang lebih riil.

Oleh karena itu dengan ditetapkannya Raperda ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dan produktif dalam upaya untuk menekan dampak destruktif dari MIHOL dan menyelamatkan masyarakat dan generasi muda Jawa Timur dari perilaku dan kebiasaan mengkonsumsi MIHOL,” Papar Arif Hari Setiawan.(Nonik)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved