Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Perjuangkan Amanah Rakyat

 
25 Agustus 2014

DPRD Jatim Online (Senin; 25/08)

Suara Indrapura : Anggota Dewan yang lahir di Kota Malang ini merasakan kesan yang normatif selama menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. Yang jelas ada suku dan dukanya. Sukanya jika kita bisa membawa aspirasi masyarakat dukanya kalau kita sudah bekerja keras ujung-ujungnya muncul kabar yang kurang enak, seolah-olah DPRD itu tidak berperan atau pro aktif.

Menurut beliau berbagai keresahan yang terekam dalam catatan ketika terjun ke bawah, merupakan amanah yang wajib diperjuangkan sebagai bentuk perwujudan pertanggungjawaban moral serta sosial politik. Hal ini menyangkut kredibilitas dan akseptabilitas kedewanan.

Pada bidang pemerintah daerah, terutama tingkat desa atau kelurahan pelayanannya masih saja dikeluhkan masyarakat. Bahkan banyak program Pemerintah Pusat dan Provinsi seakan-akan berhenti pada tingkat wacana pejabat Elit. Bahkan, program BPJS  juga masih dikeluhkan masyarakat, karena pelayanan di rumah sakit dan pendataan masih saja amburadul. “Akibatnya masih banyak keluarga pasien dibingungkan dengan program BPJS pengganti Jamkesmas tersebut,” terang Ir. H. Sutrisno, MP.

Bahkan banyak program lainnya yang lebih penting ternyata sangat jarang terealisasi dibidang pemberdayaan masyarakat. Dimana seharusnya masyarakat mendapatkan manfaat dari berbagai program pemberdayaan tersebut.

Terkait bidang perekonomian, Sutrisno melihat pemerintah harus selalu siap membantu masyarakat. Pasalnya tahun-tahun ini banyak dikeluhkan kegagalan panen, karena dampak cuaca dan serangan hama. Tidak jarang perekonomian petani semakin terjepit, sehingga petani harus bersandar pada nafkah kedua, yakni beternak.

”Oleh karena itu, masyarakat memerlukan bantuan perbaikan irigasi. Termasuk pembuatan sumur bor dan termasuk pemasangan pipa penyalur air,” ungkap beliau.

Yang membuat mengelus dada, kesulitan petani saat ini harus diseleseikan sendiri oleh masyarakat. Bahkan keberadaan petugas penyuluhan lapangan juga tidak banyak berbuat. “Bahkan laporan yang ada PPL mulai jarang mengunjungi desa. Apakah benar keberadaan PPL masih ada?” urai Sutrisno.

Selain itu, masih ditemukannya jalan akses kampung dan antar desa yang rusak. Untuk itu, sangat diharapkan bantuan pemerintah untuk membangun jalan aspal dan pavingisasi.

Begitu juga dengan saluran irigasi dan drainase di perkotaan memerlukan perbaikan dan pengerukan. “Sebab, pada saat hujan air sungai meluap membawa sampah,” tandas beliau.

Selain itu, ditemukannya beberapa jembatan penghubung antar desa sudah rusak. Sementara jembatan yang sedang diperbaiki memerlukan waktu yang sangat lama. “Jika ini, dibiarkan akan menganggu akses perekonomian rakyat. Karena sarana akses jalan dan jembatan sangat diperlukan,” tutur beliau. (Bredo)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved