Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Kisah Sang Pejuang Dapil IV Asal Blora

 
26 Agustus 2014

DPRD Jatim Online (Selasa; 26/08)

Suara Indrapura : Pria kelahiran tanggal 19 Agustus 1959 di Blora yang memiliki nuansa kalem ini sebenarnya tidak memiliki cita-cita sebagai seorang politikus. Hal ini terlihat bahwa beliau adalah alumni dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya. Masa muda beliau dihabiskan untuk mengikuti berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas). Dengan pengalamanannya berkecimpung di dunia organisasi, sehingga beliau yakin dan percaya diri untuk masuk ke dalam partai yang membesarkan yaitu Partai Golongan Karya dari tahun 2005 sampai saat ini.

Ir. H. Agoes Salim ini anggota DPRD Provinsi Jawa Timur yang berasal dari dapil IV yaitu meliputi Kabupaten Jember dan Lumajang. Salah satu perjuangan beliau antara lain adalah untuk mengatasi banjir dan tanah longsor. Karena beberapa daerah di Lumajang dan Jember kerap kali menjadi langganan banjir dan longsor yang tiba-tiba datang. Agoes Salim berharap musibah itu tidak terjadi lagi di kemudian hari, tentunya dengan kerja keras dan kesadaran pemerintah serta dukungan masyarakat.

Diakui Agoes Salim , seperti di desa Paseban Kecamatan Kencong Kabupaten Jember dan sekitarnya yang selama ini selalu dilanda banjir akibat meluapnya air sungai Bundoyudo. Kebetulan alur sungai tersebut menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jatim. “sebaiknya segera dibangun sudetan sungai di kawasan tersebut, agar tahun depan tidak ada banjir lagi,” cetus Agoes Salim.

Politisi asal Partai Golkar ini menambahkan, untuk membangun sudetan memang perlu mengganti untung lahan-lahan milik warga. Nah hal inilah perlu kerjasama yang baik dan tidak saling merugikan. Warga pemilik lahan harus mendapatkan solusi yang terbaik. “Jika masyarakat pasang harga terlalu tinggi, maka perlu pendekatan terus menerus dari pemerintah. Agar mereka mempersilahkan tanahnya untuk kepentingan bersama, asal jangan merugikan warga pemilik lahan,” ucapnya serius.

Agoes juga menyoalkan adanya penambangan emas liar di Gunung Manggar Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Hal itu mengakibatkan kerusakan lingkungan yang sangat parah. Karena muncul lubang-lubang yang menganga yang mengerikan hingga masyarakat setempat mengalami ketakutan. “Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Jember sebaiknya menghentikan penambangan liar tersebut, karena jika di biarkan akan berbahaya dan menyebabkan banjir atau longsor di kawasan sekitanya,” tutur Agoes. 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved