Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Pansus Tatib, Target 29 September Tuntas

 
10 September 2014

DPRD Jatim Online (Rabu; 10/09)

Suara Indrapura :  Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Tata Tertib (Tatib) akhirnya mentargetkan menyelesaikan tugasnya tanggal 29 September mendatang. Untuk itu, 30 orang anggota Pansus saat ini, terus berupaya keras menyelesaikan peranannya untuk menuntaskan penataan Pimpinan Komisi dan Pimpinan Badan di Alat Kelengkapan dewan secara mulus.

Paket pertama pimpinan Pansus Tatib yang diusung PKB dengan formasi Fraksi PKB (Ketua) dan Golkar-Nasdem dan Hanura (Wakil Ketua). Kemudian paket kedua yang diusung KMP dengan formasi Fraksi Golkar (Ketua) dan PAN-PKS (Wakil Ketua).

Penentuan pimpinan Pansus Tatib dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Sementara DPRD Jatim, Kusnadi tersebut harus dilakukan dengan cara voting alias pemungutan suara. Dari 30 anggota Pansus yang hadir, 7 orang memilih paket satu, dan sebanyak 17 orang memilih paket dua. Sementara 6 orang anggota Pansus dari PDIP memilih abstain.

Kusnadi mengatakan, Pansus Tatib dibentuk untuk membuat peraturan tata tertib yang akan menjadi ketentuan utama dalam menjalankan roda organisasi di Gedung DPRD Jatim. “Tatib itulah nanti yang akan menjadi landasan utama terbentuknya alat kelengkapan dewan,” ujar Kusnadi.

Untuk itu, Sekretaris DPD PDIP Jatim ini berharap Pansus Tatib segera menjalankan tugasnya. “Lebih cepat dilakukan lebih baik, agar Alat Kelengkapan Dewan juga bisa lebih cepat terbentuk," tegas Kusnadi.

Anggota Pansus Tatib dari Fraksi Gerindra DPRD Jatim Anwar Sadad menambahkan, berdasarkan jadwal yang disepatai, pembahasan peraturan Tatib Dewan oleh Pansus akan dilakukan hingga tanggal 29 September nanti. Nah, setelah pansus rampung dan disahkan dalam sidang paripurna, maka keesokan harinya alat kelengkapan Dewan, seperti Pimpinan DPRD, Komisi, dan Badan dapat segera dibentuk. “Kalau 29 September semua tuntas, maka 30 September-nya bisa langsung membentuk alat kelengkapan Dewan,” jelasnya.

Disinggung terkait kekalahan paket yang diusung PKB dari partai yang tergabung dalam KMP, Anwar Sadad menegaskan, bahwa hal itu merupakan bagian dari proses dan dinamika politik.

Meski demikian, anggota DPRD tiga periode ini berharap, momentum pemilihan pimpinan Pansus Tatib menjadikan parpol yang lolos ke Gedung Indrapura, khususnya parpol pemenang pemilu sadar, bahwa tidak ada parpol besar dan kecil.

Abdul Halim Iskandar, Ketua DPRD Jatim sementara dari PKB tidak mempermasalahkan partainya gagal merebut ketua pansus. Sebab penentuan pimpinan pansus merupakan kesepakatan seluruh anggota. "Nggak masalah, yang penting hasil dari pansus tata tertib itu nanti dapat diterima seluruh anggota dewan dari berbagai macam parpol," ujar Halim.

Bagaimana jika paket KMP ini terus berlanjut dalam kepentingan dewan yang lain? Halim memprediksi tidak akan terjadi. Sebab, yang menjadi tujuan anggota dewan di jatim ini adalah bekerja untuk kepentingan rakyat. Bukan kepentingan parpol tertentu. (bintang)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved