Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Gus Mamak, Dukungan Santri Kuasai DPRD Jatim

 
12 September 2014

DPRD Jatim Online (Jumat; 12/09)

Suara Indrapura :  Anggota DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Muhamad bin Muafi Zaini mengaku mengawal kepentingan masyarakat Madura yang mendorong dirinya untuk duduk sebagai anggota legislatif dari daerah pilihan (dapil) XI Madura.

Disampaikan Gus Mamak, sapaan akrab Muhamad Bin Muafi Zaini, banyak persoalan di masyarakat Madura yang membutuhkan campur tangan pemerintah propinsi Jawa Timur. Salah satunya, terkait pendidikan dan kesejatan yang masih membutuhkaan banyak sentuhan. "Sebagai wakil rakyat di dewan Jatim dari dapil Madura, saya akan berupaya semakismal mungkin mewujudkan keingginan masyarakat di dapil," terang Gus Mamak.

Apalagi dirinya sebagai politisi muda, memerlukan banyak pengalaman untuk memperkuat jaringan di masyarakat. Bahkan, ia mengaku selain duduk sebagai wakil rakyat, dirinya tetap akan mengawal kepentingan sebagai Pengasuh  Ponpes Nazhatut Tulab, Sampang Madura. "Kita terus berupaya mengawal kepentingan rakyat secara bersama," urai dia.

Banyaknya persoalan kerakyatan tersebut, sangat ia rasakan. Sebab, sejauh ini, ia masih melakukan kegiatan kedewanan secara langsung mulai dari Sampang hingga wilayah tiga kabupaten di Madura lainnya. "Saya tetap melakukan pulang-pergi Sampang ke Surabaya. Jadi, banyak hal yang perlu dikawal, demi kesejahteraan rakyat," urai dia.

Politisi lulusan Kairo mesir ini, juga mengaku heran jika banyak kepentingan warga madura yang belum terakomodir. Sebab, hingga saat ini, kesejahteraan masyarakat di dapil XI mulai menunjukkan perkembangan, termasuk dari dampak kontribusi jembatan Suramadu dalam beberapa tahun terakhir ini. "Meski tidak siknifikan, namun pembanggunan mulai menunjukkan kemajuan," tandas dia.

Ia juga mengaku, selama ini masyarakat Madura yang selalu mudah dipanasi, mulai menunjukkan perkembangan dalam kematangan berpikir. "Dulu, mereka mudah diprovokasi. Namun, sekarang masyarakat sudah menayakan, untuk apa melakukan kegiatan yang digerakkan oleh seseorang. Ini menunjukkan sudah ada perubahan gaya berpikir dan ini menjadikan masyarakat jauh lebih baik, karena mereka tidak mudah terprovokasi," tandas kiai muda yang menjadi keturunan ke 10 pengasuh ponpes Nazhatut Tulab, Sampang.

Bahkan Gus Mamak menandaskan dengan kawalan ribuan santri, wali santri, alumni santri Nazhatut Tulab dirinya kian mantab menata persiapan politik di indrapura. (day)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved