Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Matangkan Tatib, Usung 9 Persoalan Terkait Tugas Wewenang DPRD

 
18 September 2014

DPRD Jatim Online (Kamis; 18/09)

Suara Indrapura : Pansus Tata Tertib (Tatib) DPRD Jatim melakukan konsultasi ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk menyampaikan beberapa poin usulan yang menjadi pembahasan di dewan. Pertemuan Pansus Tatib ini diagendakan, Kamis (18/9) hari ini dengan mengusung sembilan pokok permasalahan, terkait tugas dan wewenang DPRD berdasarkan UU MD3 dan PP 16/2010.

Ketua Pansus Freddy Poernomo membenarkan, pihaknya mengagendakan pertemuan dengan Kemendagri untuk menyampaikan beberapa usulan dari Panitia Khusus Tata Tertib. “Dalam draf tatib terdapat usul penambahan tugas dan wewenang DPRD Propinsi untuk menambah kewajiban baru anggota DPRD Propinsi dalam tata tertib. Pansus akan mengkonsultasikan ke Kemendagri,” kata dia.

Freddy juga menjelaskan dalam tata tertib juga diusulkan tugas dan wewenang alat kelengkapan DPRD berdasarkan PP 16/2010 telah bersifat definitif. Sehingga tertutup kemungkinan untuk menambah atau mengubah tugas dan wewenang alat kelengkapan dewan. Mengenai posisi Badan Musyawarah (Banmus) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jatim dijabat ex officio pimpinan DPRD Jatim, muncul setelah desakan sejumlah fraksi agar pembagian posisi pimpinan komisi dan alat kelengkapan dilakukan secara musyawarah dan mufakat. Dimana Pansus tatib memutuskan bahwa Banmus dan Banggar akan dipegang pimpinan DPRD Jatim sebagai ex officio. “Pembahasan dengan semua ketua fraksi terkait peletakan ketua komisi maupun wakil ketua komisi serta alat kelengkapan dewan. Sehingga apapun yang dihasilkan dewan harus diteken oleh pimpinan definitif, bukan pimpinan sementara. Oleh karenanya tatib harus disahkan oleh pimpinan definitif,” tegas dia.

Sementara, Ketua Fraksi PKB Jatim, Badrut Tamam mengaku sudah ada kesepakatan bersama dalam pembagian posisi pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan. Namun untuk substansi fraksi mana yang akan diletakkan di Komisi A, B, C, D dan E belum ada pembicaraan. “Tapi yang jelas di sini sudah kebersamaan. Masing-masing fraksi sudah menerima pembagian posisi, baik di komisi maupun alat kelengkapan dewan. Kecuali di Banmus dan Banggar akan dipegang pimpinan DPRD Jatim sebagai ex officio,’’ papar politisi asal Madura ini.

Apakah merupakan kekalahan PKB atau PDIP yang sebelumnya kokoh mempertahankan posisi satu ketua komisi dan tiga wakil ketua komisi? Pria yang terpilih kembali dalam Pileg 2014 menampik. Tudingan tersebut tidak benar. Namun lebih dari itu PKB lebih melihat kebersamaan. Di mana semua fraksi dirangkul dan mendapatkan posisi di alat kelengkapan dewan yang kini diberikan kepada Fraksi Nasdem-Hanura.

“Meski kursi kita 20 dan mendominasi di DPRD Jatim, tapi kita tidak ingin menang-menangan. Tapi kita meletakkan aksi solidaritas dan kebersamaan dalam meperjuangkan kepentingan rakyat Jatim. Jadi saya kira semua masalah dapat dibicarakan secara musyawarah kalau kita mengedepankan kepentingan rakyat,’’tegas pria yang sempat maju sebagai Bupati Sampang ini, serius. (bintang)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved