Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Minta Mata Pelajaran Budi Pekerti Diberlakukan Lagi

 
20 Januari 2015

DPRD Jatim Online (Selasa; 20/01)

Suara Indrapura : Melihat fenomena dunia pendidikan yang selalu muncul persoalan di dalam pelaksanaanya. Seperti halnya kasus pelecehan seksual guru terhadap murid, anak didik yang merokok, mencuri, meneggak miras, sampai kasus pungli guru terhadap orang tua siswa. Itu semua tercermin bahwa, baik guru maupun siswa tidak memahami arti budi pekerti. Tentunya hal ini memantik reaksi wakil rakyat Jatim.

Anggota DPRD Jatim, dr. Benjamin K., Mars asal Fraksi Partai Gerindra menegaskan, fenomena ini disebabkan mata pelajaran (mapel) Budi Pekerti sudah tidak ada. Dalam masalah ini seharusnya pemerintah tanggap, kenapa sekarang banyak murid yang melakukan perilaku yang tidak senonoh. “Begitu pula gurunya, kok sampai melakukan perbuatan asusila kepada anak didik dan guru kok masih berani melakukan praktek pungli (pungutan liar),” ungkapnya.

Dijelaskan politisi yang maju dari daerah Surabaya dan Sidoarjo ini, bahwa untuk mata pelajaran tantang budi pekerti sudah tidak lagi diajarkan di sekolah. Sehingga siswa maupun guru sudah banyak yang kurang mempunyai budi pekerti yang baik. “Kita tidak bisa menyalahkan siswa atau guru melakukan perbuatan yang tak terpuji. Itu semua kadang dilakukan karena di dalam dirinya ketika memasuki dunia pendidikan sudah tak pernah mengenyam mata pelajaran budi pekerti lagi. Dimana dulu mata pelajaran tersebut lebih dikenal dengan mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila atau PMP,” terang Benjamin saat ditemui di ruangannya.

Oleh karena itu supaya dunia pendidikan ini ke depan tidak terjadi persoalan negatif yang selalu meresahkan masyarakat. Karena para orang tua mempercayakan guru untuk mendidik anaknya menjadi baik dan pintar, bukan malah sebaliknya. Maka itu sebagai wakil rakyat yang dekat dengan kekuasaan Pemerintah, dirinya melalui Komisi E DPRD Jatim yang menangani Pendidikan, akan meminta agar pemerintah memberlakukan lagi mata pelajaran mengenai budi pekerti. (rofik)    

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved