Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Antisipasi Titipan Parpol, Pimpinan DPRD Jatim Siapkan Aturan

 
21 Januari 2015

DPRD Jatim Online (Rabu; 21/01)

Suara Indrapura : Untuk mengantisipasi terjadinya titipan dari partai terkait rekrutmen para tenaga ahli di DPRD Jatim, pimpinan dewan menyiapkan sejumlah aturan. Diantaranya tenaga ahli atau pakar yang akan mendampingi kinerja anggota DPRD Jatim harus memiliki kredibilitas, kapabilitas dan integritas dalam keilmuannya.

Ketua Badan Legislatif (Banleg) DPRD Jatim, Achmad Heri mengakui jika dalam waktu dekat ini dewan segera rekrutmen tenaga ahli. Sementara jumlahnya sembilan untuk ditempatkan di setiap fraksi dan dua sampai lima di Badan Legislatif (Banleg). Sementara itu untuk tenaga ahli di komisi menurut Heri jumlahnya berdasarkan kebutuhan dan sifatnya insidentil.

“Bedanya kalau tenaga ahli fraksi itu sifatnya tetap. Sedangkan tenaga ahli komisi sifatnya insidentil tergantung pembahasan masing-masing komisi seperti apa,” kata Ahmad Heri, Selasa (13/1) minggu lalu.

Mengenai titipan partai menurut Heri sah-sah saja. Hanya saja yang perlu ditekankan, apakah titipan partai tersebut berkualitas atau tidak. “Jadi pada prinsipnya tidak masalah asalkan punya kualitas dalam menopang fungsi kedewanan baik dari budgeting, kontroling dan legislasi,” tuturnya

Sedangkan untuk tenaga ahli yang di Banleg, tambahnya masa jabatannya dua kali persidangan yakni 8 bulan. Setelah itu dievaluasi kembali, apakah yang bersangkutan diperanjang kontraknya ataukah tidak. “Namun terlepas dari itu, Banleg hanya mengusulkan saja. Keputusan tetap pada pimpinan dewan,” urainya

Sedang Ketua Komisi A DPRD Jatim, Fredy Poernomo berharap rekrutmen tenaga ahli benar-benar memberikan masukan sesuai aturan UU yang ada. Dia berharap persoalan yang pernah menimpa pada kinerjanya sebagai wakil rakyat lalu terulang kembali. “Artinya tenaga ahli jangan hanya kejar setoran saja. Tapi bagaimana mereka benar-benar memberikan masukan dan kontribusi untuk meningkatkan kinerja dewan sebagai wakil rakyat,” papar politisi asal Golkar.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Hartoyo menyampaikan untuk tenaga ahli difraksinya, ia memiliki kriteria. Yakni yang akan direkrut minimal secara pendidikan sudah bergelar doctor dan punya pengalaman mengenai politik dan anggaran. “Fraski  disediakan satu. Akan kami maksimalkan untuk menopang kinerja fraksi,” tuturnya

Sedangkan Sekretaris DPRD Jatim, Ahmad Jaelani menjelaskan, sesuai aturan tenaga ahli di fraksi, hanya 1 orang. Akan tetapi sifatnya permanen. Sedangkan di masing-masing komisi, bisa antara 2 sampai 5 tenaga ahli, tergantung dari kebutuhan. “Biasanya dalam penyusunan perda butuh tenaga ahli. Jumlahnya sesuai dengan tingkat kesulitan dalam perda yang dibuat. Yang pasti tidak boleh lebih dari 5 orang. Mereka nantinya di SK kan karena berkaitan dengan anggaran atau gaji yang bersumber dari APBD,” terangnya. cty

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved