Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

P. APBD Jatim 2015 Bergantung Besaran Silpa 2014

 
16 Juni 2015

P. APBD Jatim 2015 Bergantung Besaran Silpa 2014

‪Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2014 dinanti oleh sebagian besar anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. Pasalnya, hasil LHP BPK tersebut sangat menentukan besaran P. APBD 2015 yang akan segera dibahas pada pertengahan Juni ini.

"Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) APBD 2014 itu akan digunakan dalam P. APBD Jatim 2015. Jadi hasil LHP BPK itu sangat diperlukan untuk memastikan besaran Silpa,"  ujar wakil ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Achmad Iskandar saat dikonfirmasi Selasa (16/6) kemarin.

‪Menurut politisi asal Fraksi Partai Demokrat, besaran Silpa APBD Provinsi Jatim 2014 diperkirakan tinggal Rp.1,2 triliyun. Namun sebagian besar dana Silpa tersebut berasal dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) seperti beberapa RSU milik Provinsi Jawa Timur, sehingga harus dikembalikan lagi ke BLUD. "Dari Rp.1,2 triliyun itu yang bisa digunakan untuk pembiayaan pembangunan di Jatim tinggal sekitar Rp.240 miliar saja," ungkap Iskandar.

‪Oleh karena itu, dalam pembahasan P-APBD Jatim sudah disepakati bahwa alokasi anggaran SKPD di lingkungan Pemprov Jatim akan dikurangi masing-masing sebesar 5 persen dari alokasi sebelumnya yang sudah ditetapkan dalam APBD murni 2015.

"Pengurangan ini lantaran pendapatan daerah dari Dana Bagi Hasil Migas turun drastis hingga Rp.900 miliar. Bahkan PAD dari Pajak Kendaraan Bermotor juga turun hingga Rp.500 miliar," tambah politisi asli Sampang Madura ini.

Kendati demikian, Pemprov Jatim akan berusaha keras agar program pembangunan yang manfaatnya bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap diprioritaskan atau tidak kena kepras anggarannya. "Tahun ini pertumbuhan ekonomi secara global sangat lesu sehingga berdampak pada perekonomian di Jatim juga," jelas Iskandar.(Adi).

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved