Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

P APBD Jatim 2015 Dipastikan Minus Rp1,2 triliun

 
29 Juni 2015

P APBD Jatim 2015 Dipastikan Minus Rp1,2 triliun

 

P. APBD Pemprov Jatim 2015 dipastikan minus Rp1,2 triliun. Ini setelah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) 2014 hanya mencapai Rp252 miliar. Disatu sisi dengan turunnya dana perimbangan dari bagi hasil migas dan pajak hingga mencapai Rp700 miliar memang sangat memberatkan keuangan Pemprov Jatim.Karenanya, dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) eksekutif dan legislatif disepakati untuk melakukan pengeprasan anggaran disetiap SKPD dilingkup Pemprov Jatim antara 5 sampai 10 persen.

 

Sekdaprov Jatim, Achmad Sukardi yang diklarifikasi usai rapat Banggar mengakui jika P. APBD Jatim 2015 mengalami devisit sekitar Rp1,2 triliun. Dan untuk menutupi kekurangan sebesar itu akan diambilkan dari Silpa sekitar Rp252 miliar. Sementara sisanya akan diambilkan dari pengeprasan anggaran ditiap-tiap SKPD. Adapun bersarannya tergantung dari program yang ada di SKPD yang bisa ditunda, antara 5 sampai 10 persen.

 

‘’Yang pasti, untuk menutupi kekurangan anggaran yang ada di dalam P APBD 2015 kita telah menyepakati untuk beberapa program di SKPD ditunda lebih dahulu. Adapun proram-program tersebut diantaranya untuk pembelian alat tulis kantor, pembangunan infrastruktur yang dimodel dengan pembiayaan multi years dan masih banyak lagi,’’papar Sukardi.

 

Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua DPRD Jatim, Soenarjo. Menurut politisi asal Partai Golkar ini memang sangat berat langkah keuangan yang diterima Pemprov Jatim di tahun 2015. Hal ini tak lepas dengan kondisi ekonomi yang ada yang  berimbas menurunnya daya beli masyarakat khususnya pembelian pada kendaraan baik roda dua dan empat. Padahal selama ini pajak merupakan penopang utama perolehan PAD Jatim.

 

‘’Jadi bisa dibayangkan  sangat berat beban yang ditanggung Pemprov Jatim di tahun 2015 ini. Namun demikian baik eksekutif maupun legislatif terus berjuang agar program kerakyatan tetap berjalan atau sesuai dengan visi dan misi gubernur. Artinya meski diberlakukan pengeprasan anggaran ditiap-tiap SKPD, akan tetapi disisi lain harus ada support tambahan anggaran untuk dinas yang programnya langsung menyentuh rakyat,’’tambah mantan Wagub Jatim ini.

 

Sementara itu,  Anggota Banggar Jatim, Samwil berharap ditengah devisit P APBD ini ada keajaiban terkait dengan momentum hari raya. Dimana sesuai dengan  tradisi banyak masyarakat yang membeli kendaraan baik roda dua maupun empat yang akan digunakan untuk mudik. Dengan demikian pendapatan dari pajak bisa sedikit terkatrol. ‘’Sesuai pengalaman tahun lalu, biasanya mendekati hari raya banyak masyarakat yang berbondong-bondong membeli kendaraan yang otomatis bisa meningkatkan pendapatan dari pajak. Bahkan pendapatannya sangat luar biasa yang bisa mengalahkan pendapatan dalam 11 bulan. Jadi kami berdoa dan menunggu keajaiban tersebut,’’harap politisi Partai Demokrat. (Siti)

 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved