Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Fraksi PDI P Lindungi Petani

 
27 Juli 2015

Fraksi PDI P Lindungi Petani

Fraksi PDI P mendorong Pemprov Jatim terus mempertahankan kebutuhan sektor pertanian. Karena, sektor pertanian tetap menjadi sokoguru penggerak perekonomian di Jawa Timur. Namun, pada kenyataanya parpol bergambar kepala banteng dengan monocong putih, menilai pilar perekonomian tersebut, tidak didorong dengan peningkatan kesejahteraan petani. Diantaranya, Nilai Tukar Petani (NTP) masih berlomba dengan lanju inflasi.

Anggota Fraksi PDI P, Agatha Retnosari mengatakan, selapas musim panen, petani dan sektor pertanian selali mengalami pertumbuhan terendah. Bahkan, memasuki triwulan kedua, menjadi pucnak kecemasan petani, yakni saat belanja untuk kebutuhan persiapan tanam, terutama kebutuhan pupuk dan benih.

“Kenyataan yang ada, petani selalu tekor. Meski sudah banyak dilakukan fasilitasi untuk meningkatkan kesejahteraan pertanian, kenyataanya masih jauh dari cukup. Fraksi PDI P mendorong agar kebutuhan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan terus didorong untuk kesejahteraan rakyat,” terang Agatha dalam Pemandangan Fraksi PDI P di Paripurna.

Kondisi lahan pertanian yang pada kenyataan kesuburan lahan hanya sedalam 15 centimeter dan persoalan penggelolaan lahan, diperlukan upaya sistematik untuk memulihkan tanah dan pemulihan tanaman.

Terkait tingkat pengangguran terbuka. Fraksi PDI P menilai melemahnya kualitas sumber daya manusia memprihatinkan. Sebab, pekerja di Jatim paling banyak berpendidikan rendah (Sekolah Dasar ke bawah), yaitu 10,19 juta orang  (49,23 persen), sedang pekerja dengan pendidikan tinggi diploma ke atas hanya sekitar 1,83 juta orang (8,82 persen), selebihnya pendidikan menegah.

Disampaikan Agatha, sesuai data BPS Jatim, tingkat pengangguran terbuka di Jatim pada Februari 2015 mencapai 4,31 persen, naik 0,92 persen dibanding tingkat penagangguran terbuka Februari 2014 sebesar 4,02 persen.

Disisi lain, jumlah penduduk yang bekerja berkurang 85 ribu orang dibanding keadaan Februari 2014 sebesar 19,88 juta orang. “Mengapa terjadi penurunan jumlah yang bekerja. Apakah angka tersebut menunjukkan terjadinya PHK dalam setahun terakhir,” tenya politisi perempuan PDI P ini serius. (Hidayat)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved