Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Paripurna Jawaban Eksekutif Terhadap Fraksi Sama-sama Bertekad untuk Kesejahteraan Rakyat Jatim

 
03 Agustus 2015

Paripurna Jawaban Eksekutif Terhadap Fraksi

Sama-sama Bertekad untuk Kesejahteraan Rakyat Jatim

 

Pembahasan Rancangan Perda tentang Perubahan APBD Pemprov Jatim Tahun Anggaran (TA) 2015 memasuki sidang paripurna jawaban eksekutif, Senin (3/8). 

 

Pimpinan Sidang Paripurna, Drs. H. Soenarjo. M.Si  mengatakan pembahasan Perubahan APBD TA 2015 harus secara konsisten mengawal kepentingan rakyat. Sehubungan dengan adanya penurunan pendapatan daerah, Pemprov Jatim melakukan restrukturisasi belanja sebesar 5 persen pada kegiatan program SKPD.

 

Kepentingan itu dilakukan, setelah DPRD Jatim melalui seluruh fraksi memelototi Perubahan APBD Jatim Tahun Anggaran 2015 setelah turunnya dana perimbangan dengan memprioritasan pelayanan dasar.

 

Sebelumnya Soenarjo mengingatkan penurunan dana perimbangan dana bagi hasil (DBH) mencapai Rp 747 miliar, mendesak seluruh SKPD dan lembaga milik Pemprov Jatim lebih kreatif dalam mengelola kebutuhan anggaran untuk kesejahteraan rakyat.

 

Soenarjo menegaskan, perlambatan kondisi ekonomi telah menyebabkan turunnya penerimaan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor serta penurunan pos dana perimbangan. “Penurunan pendapat daerah tersebut membawa dampak  terhadap restrukturisasi dan rasionalisasi belanja pada SKPD,” terang dia.

 

Sementara, Wakil Ketua DPRD Jatim Ir. H. Tjutjuk Sunario menilai ketidakpastian dan belum munculnya tanda-tanda perbaikan perekonomian dunia jelas akan memiliki dampak nyata terhadap pelambatan perekonomian Nasional juga berpengaruh pada pertumbuhan perekonomian Jawa Timur.

 

“Sehingga melemahnya perekonomian nasional bisa diantisipasi, tidak terlalu mengganggu perkembangan ekonomi di Jatim,” tutur dia.

 

Mengantisipasi dampak perekonomian global, pemerintah daerah selalu
aktif untuk menarik investor agar mau menanamkan investasi di Jawa Timur. Sebab, dengan salah satu cara ini, perluasan kesempatan kerja dan pengangguran kemiskinan bisa ditingkatkan.

 

“Sektor swasta diharapkan juga ikut berpartisipasi dengan memberikan pekerjaan dan pendapatan bagi sebagaian besar rakyat Jawa Timur,” terang dia.

Politisi Partai Gerindra ini mendorong agar kekuatan PAPBD Tahun 2015 harus menajamkan perhatian untuk mengalokasikan anggaran klebih besar guna mendorong kegiatan ekonomi rakyat. Karena kurang tepat, apabila kenaikan belanja daerah lebih banyak untuk mendukung belanja program fungsi staf dan tidak untuk memperbesar kapasitas belanja publik serta menggerakkan ekonomi rakyat. (Hidayat)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved