Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

RAPBD Jatim Tahun 2016 Terancam Molor

 
05 September 2015

RAPBD Jatim Tahun 2016 Terancam Molor

Penyerahan draf Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk APBD Tahun 2016 molor. Hingga saat ini Tim Anggaran Pemprov Jatim belum juga menyerahkan draf tersebut ke DPRD jatim.

Situasi ini mengundang kekhawatiran banyak pihak. Mereka khawatir lambatnya penyerahan draf KUA/PPAS tersebut akan berimbas pada molornya pembahasan APBD. Imbasnya, materi APBD pun akan dibahas asal-asalan.” Draf KUS PPAS mestinya sudah diserahkan awal September 2015 lalu. Dengan begitu, ada cukup waktu pembahasannya. Sebab RAPBD 2016 diharapkan disahkan pada 10 November 2015 seperti tahun-tahun sebelumnya,’ kata anggota Komisi A DPRD Jatim Muzammil Syafi’i,kemarin.

Muzammil menjelaskan, pembahasan APBD idealnya dilakukan selama dua bulan. Tujuanya agar program pembangunan yang disusun dalam APBD bisa dilakukan mendetil matang.

Ini karena perkiraan alokasi APBD 2016 cukup besar, yakni Rp 20 triliun. Menurut Muzammil, dengan waktu dua bulan akan membuat anggota Dewan punya waktu cukup, termasuk mengklarifikasi di lapangan. Sebaliknya, jika alokasi waktu tidak cukup, sulit bagi DPRD menelaah. Apalagi ada tinjauan lapangan.”Sebagai Mantan Pimpinan di kabupaten saya tau. Memang sulit menentukan prioritas anggaran. Sebab semua SKPD pasti merasa programnya sangat penting harus mendapat prioritas, sehingga sulit mengurangi hak-hak anggaran SKPD,”kata Mantan Wakil Bupati dan Ketua DPRD Pasuruan ini.

Politisi Nasdem ini khawatir dengan minimnya waktu, pembahasan APBD akan mengabaikan proses secara tuntas, detail, dan komprehensif. Sebab hanya mengejar waktu dan upaya mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Pusat.” Kalau mengejar disahkan tanggal 10 November, ya pasti pembahasanya terburu-buru,”ungkapnya.

Penilaian berbeda diungkapkan Ketua Fraksi PPP DPRD Jatim Musyaffa’ Noer. Menurutnya waktu dua bulan cukup mengejar pengesahan 10 November.” Banmus akan menjadwalkan 10 November sudah disampaikan pokok pikiran untuk rancangan KUA/PPAS melalui Sidang Paripurna. Jadi, saya menilai waktu dua bulan cukup dilakukan pembahasan,”kata Musyaffa’

Ketua tim anggaran Pemprov. Jatim Akhmad Sukardi belum bisa dikonfirmasi atas molornya draf KUA/PPAS tersebut. Namun, sumber diinternal Pemprov Jatim menyebut saat ini seluruh SKPD sedang fokus pada penyerapan anggaran 2015.

Sebagaimana instruksi Presiden Jokowi bahwa daerah diminta secepatnya membelanjakan anggaran  untuk mendongkrak perekonomian yang tengah melemah.”Secepatnya juga akan diserahkan. Saat ini sudah dibahas oleh masing-masing SKPD. Mungkin dalam minggu depan,”katanya. (Ferdi)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved