Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Sisihkan Anggaran Pilgub APBD Jatim 2016 Dipangkas

 
18 September 2015

Sisihkan Anggaran Pilgub

APBD Jatim 2016 Dipangkas

 

Kebutuhan anggaran APBD Jatim Tahun Anggaran (TA) 2016 banyak yang dikepras. Salah satunya adalah untuk menyisihkan kebutuhan anggaran Pilgub Jatim tahun 2018 diprediksi akan  naik mencapai Rp 1 trilyun lebih. Mengacu pada pengalaman sebelum sebelumnya setiap pelaksanaan  Pilgub  dibutuhkan anggaran yang cukup besar dan harus ditabung jauh jauh hari. Penganggaran pilgub ini sudah disepakati oleh Tim Anggaran Pemprov dan DPRD Jatim untuk mulai ditetapkan mulai  APBD 2016.

 

Wakil Ketua DPRD Jatim Tjutjuk Sunario, mengataan anggaran Pilgub Jatim tahun 2018 sudah dianggarkan sejak tahun 2015  yaitu 100 milyar. “Sedang untuk  2016  - 2018 akan dianggarkan masing masing Rp 300 milyar dan Rp 400 milyar,” terang Tjutjuk.

 

Politisi Partai Gerindra ini, mengakui dengan kebijakan ini, salah satunya ada konsekwensi pemangkasan anggaran di setiap SKPD, sebagai bentuk penghematan untuk pesta rakyat Jatim. “Namanya juga uangnya terbatas, apalagi ekonomi sedang tidak menggembirakan begini. Pasti akan ada pengeprasan anggaran dan prioritas yang akan ditetapkan,” tegas dia.

 

Yang penting, lanjut Tjutjuk kebutuhan  untuk masyarakat yang urgent  harus terpenuhi lebih dulu. Misalnya perbaikan jalan bisa sebatas tambal sulam. sektor primer yang harus didahulukan UMKM, pendidikan itu harus diprioritaskan.“Pelayanan untuk kebutuhan rakyat yang memang harus diutamakan,” kata Tjutjuk.

 

Terpisah, Ketua Fraksi PKS Yusuf Rohana  meperkiraan kebutuhan anggaran untuk Pilgub Jatim nantinya akan naik. Dimana ebutuhan anggaran Pilgub tahun 2013 lalu mencapai Rp 600 milyar. “Maka ditahun 2018 akan lebih besar lagi. Prediksi saya sekitar 1 trilyun lebih. Persoalannya saat ini ekonomi sedang sulit begini,” ungkap Yusuf Rohana.

 

Menurut Yusuf Rohana, saat ini proses penyusunan APBD baru pada penyerahan KUAPPAS  yang akan dilanjutkan dengan nota penjelasan Gubernur  baru akan diketahui berapa angka yang paling tepat untuk kebutuhan Pilgub ini.  

“Untuk anggaran Pilgub Tahun 2013  totalnya Rp 600 milyar yang  dicicil 4 tahun masing masing Rp 150 milyar, baru pada tahun 2013 diperbesar plus anggaran cadangan. Untuk Pilgub tahun 2018,  saya rasa sama, akan dicicil juga dimulai 2016. Kalau tiga tahun, pertahunnya bisa Rp 300  milyar, baru 2018 sekitar Rp 400 milyar,” kata dia.

 

Pria yang juga anggota Komisi B DPRD  Jatim ini, menegasan kenaikan anggaran Pilgub Jatim tahun 2018 mendatang, dirinya memaklumi. “Sebab setiap tahun selalu terjadi perubahan atas jumlah satuan harga,  begitu juga jumlah pemilih yang juga naik. dengan bertambahnya jumlah suara karena adanya kenaikan pemilih baru pasti berimplikasi pada kenaikan jumlah surat suara dan  kotak suara. Otomatis anggaran pun akan bertambah,” urai dia.  

 

Diperirakan anggaran sebesar Rp 1 trilyun rupiah ini  nantinya akan digunakan untuk  pencetaan surat suara, kotak suara yang rusak, kebutuhan sosialisasi, honor  petugas mulai dari  TPS, PPS dan yang paling besar kedua adalah biaya pengamanan. (Fadly)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved