Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Jatim Siapkan Rp 4,5 Triliun Dana Kesra

 
07 Oktober 2015

Jatim Siapkan Rp 4,5 Triliun Dana Kesra

Struktur Rancangan  Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (R-APBD) Jawa Timur 2016 tidak hanya berpihak pada UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Tapi, Gubernur Jatim Soekarwo juga telah menyiapkan anggaran sedikitnya Rp 4,5 triliiun untuk kebutuhan kesejahteraan rakyat termasuk di dalamnya penanggulangan kemiskinan di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang sedang terpuruk.

Berdasarkan data dari Nota Keuangan Gubernur Jawa Timur yang disampaikan pada rapat Paripurna di depan seluruh anggota DPRD Jawa Timur, disebutkan kekuatan Belanja pada R.APBD Jatim 2016 mencapai Rp 22,6 triliun (bukan Rp 23,2 triliun,red) seperti yang resmi dibacakan Gubernur  Jawa Timur dalam Penyampaian Nota Keuangan  R-APBD 2016.

Menariknya, meski selama ini Gubenur berulang kali  menyebut focus anggaran digunakan untuk  mendongkrak usaha mikro kecil menengah dengan menyediakan Rp 400 miliar untuk pinjam modal usaha, namun bukan berarti urusan Kesra diabaikan. Alokasi anggaran urusan Kesra sebesar Rp 4.593.430.958.883 sengaja disebar pada pos pendidikan, kesehatan, perlindungan perempuan anak, kemiskinan, ketenagakerjaan dan sejenisnya.

Untuk Pendidikan disiapkan  Rp. 290.489.828.450, untuk keperluan peningkatan Ponpes, Guru Swasta, BOSDA Madin, pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), BOS bagi siswa miskin, pengembangan PAUD dan pemberantasan Buta Aksara.

Kemudian utuk urusan kesehatan juga tak kalah besar, yakni mencapai  Rp. 3.739.188.875.376  yang disebar untuk kebutuhan di Dinas Kesehatan, 5 RSUD milik Pemprov Jatim dan peningkatan pos Persalinan Desa menjadi pos Kesehatan Desa. Selain itu juga ditempatkan di Badan Perempuan dan Anak sebesar  Rp 18.900.913.200, sosial, Rp 18.900.913.200, Tenaga Kerja   Rp. 238.995.632.457, Kepemudaan  dan Olahraga Rp 41.998.707.800.

Khusus untuk penanggulangan kemiskinaan dialokasikan  dana di bapemas sebesar  Rp 57.577.198.700, yang sebagian digunakan untuk program Jalin Mantra (Jalan Lain menuju Kesejahteraan).

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Suli Da’im, mengatakan, anggaran Kesra itu nanti tetap akan dipelajari lebih lanjut oleh DPRD. Meski jumlahnya mencapai Rp 4,5 Triliun, namun apakah  itu sudah tepat sasaran dan betul-betul outputnya  untuk perbaikan Kesejahteraan Masyarakat.” Kami tidak ingin, pembahasan R-APBD 2016 ini hanya sebatas perkiraan. Makanya semua anggaran ini akan kita pelototi  betul satu per satu sebelum digedok jadi APBD,” ungkap Politisi asal Fraksi PAN DPRD Jatim, Rabu (7/10) kemarin.

Diakui Suli, Struktur R-APBD Jatim 2016 jika mengacu pada perangkaan memang cukup berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya untuk antisipasi dan penanggulangan menghadapi krisis ekonomi.” Jika mengacu perangkaan memang cukup bagus, karena itu perlu pengawalan dalam aplikasi di lapangan agar outputnya sesuai dengan harapan Pemprov Jatim,” terrang politisi asal Lamongan.

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved