Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Pansus Tambang DPRD Jatim Perketat Soal Penataan Tambang

 
09 November 2015

Pansus Tambang DPRD Jatim Perketat Soal Penataan Tambang

Pansus Tambang DPRD Jatim di bentuk berawal dari kejadian berdarah yang melanda aktifis peduli lingkungan di daerah Lumajang dengan meninggalnya Salim Kancil dan korban luka serius Tosan. Ini dikarenakan disana banyak penambang pasir legal ataupun ilegal yang melakukan aktivitas tanpa memperdulikan lingkungan sekitarnya..

Miftahul Ulum  Anggota Pansus Tambang DPRD Jatim mengatakan, banyak persoalan yang akan di bahas dalam Pansus Tambang nanti, bukan hanya mengurus permasalahan yang terjadi penambangan di Lumajang saja, akan tetapi akan membahas terkait pengetatan penataan tambang yang ada di Jatim.

“ Saya akui memang selama ini persoalan tambang pasir galian C di Jawa Timur masih banyak yang dilakukan oleh perusahaan penambangan secara liar tanpa memikirkan dampak yang terjadi di lingkungan  sekitar penambangan,” terang Gus Ulum.

Politisi yang maju dari Daerah Lumajang ini juga menegaskan, terhadap Peraturan Daerah (Perda) tambang pasir galian C yang sekarang sudah  menjadi Perda Provinsi diharapkan  lebih ketat dalam mengeluarkan ijin tata kelola penambanganya. Selama ini, ketika tambang pasir masih menjadi Perda Kabupaten/Kota terkesan meremehkan dalam kepengurusannya tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan masyarakat sekitarnya.

Dijelaskan Gus Ulum, dalam Pansus Tambang DPRD Jatim  nanti meminta kepada Dinas Energi Sumber Daya dan Minera (ESDM) Jawa Timur untuk lebih selektif mengeluarkan perijinan terkait penambangan. Ini  jika dilanggar, tanpa seleksi yang akurat maka akan dikhawatirkan  akan terjadi kejadian seperti di daerah Lumajang.

“ Untuk Dinas terkait yakni Dinas ESDM Jatim harus menyeleksi terhadap penambangan galian C terkait perijinannya, apakah sudah berada dizona yang aman atau tidak. Sehingga tidak merugikan warga ataupun sebaliknya, jika penambangan pasir galian C tersebut berada di area yang bisa merusak alam atau merugikan warga diharapkan jangan di beri ijin,” tegasnya.

Politisi asal Fraksi PKB ini menambahkan, jika ini terus di biarkan tanpa evaluasi yang serius dari Dinas yang mengeluarkan perijinanan ,maka tak menutup kemungkinan daerah Jawa Timur yang menjadi bidikan bagi penambang pasir akan banyak beroperasi dan ini sangat merugikan warga.

Karena itu, Pansus Tambang nanti mengutamakan pembahasan tentang tata kelola untuk mengurus perijinanan dan yang paling penting berada di daerah zona aman tanpa menganggu lingkungan sekitar.  Harapannya agar tak ada lagi penambang pasir galian C secara legal ataupun illegal  melakukan aktifitas penambangan secara ngawur, pungkasnya. (Rofik)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved