Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Sosialisasi Pemberantasan Narkoba ke Dapil-Dapil

 
03 November 2015

Sosialisasi Pemberantasan Narkoba ke Dapil-Dapil

Sebanvak 38 Perwakilan DPRD se- Indonesia menggelar deklarasi anti narkoba dan menandatangani naskah kesepahaman (MoU) untuk pemberantasan narkoba dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) di gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, kemarin (31/10). Deklarasi tersebut merupakan wujud pencegahan dan pemberantasan penggunaan narkoba di kalangan anggota Dewan.

Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso yang memimpin acara itu mengatakan bahwa forum dan deklarasi yang dilakukan oleh DPRD Jatim dan diikuti oleh 38 DPRD se- Indonesia tersebut merupakan langkah bagus untuk pemberantasan narkotika. ’’Dengan adanya forum ini, BNN tidak lagi bekerja sendiri, tapi bersama-sama melakukan pencegahan. Saya juga siap jika kapan-kapan dibutuhkan sebagai pembicara dalam forum seperti ini." kata Pejabat yang akrab disapa Buwas tersebut.

Dia mengatakan bahwa di antara 208 jenis narkoba, terdapat 38 jenis baru yang telah beredar di Indonesia. Belum semuanya masuk dalam undang-undang dan tata hukum di Indonesia. Modus peredarannya juga sangat beragam. ’’Para sindikat selalu menguji coba dan memodifikasi produk baru. Selain itu, mereka mencoba berbagai cara dan celah untuk memasukkan narkoba ke Indonesia,” papar Mantan Kepala Bareskrim Mabes Polri tersebut.

Buwas menuturkan bahwa dengan keterlibatan anggota Dewan untuk upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, diharapakan mereka dapat melakukan sosialisasi ke daerah pemilihan atau dapil masing-masing. Terkait dengan usul DPRD tentang Hukuman mati bagi gembong narkoba, dia berjanji menindaklanjutinya kembali.

Dalam kesempatan tersebut, Buwas menerangkan bahwa pada 201, BN telah berhasil menyita aset dari sebelas tersangka gembong narkoba dengan nilai mencapai Rp 68,03 miliar." Untuk pengungkapannya, BNN berhasil mengungkap 372 kasus dengan 645 tersangka dan 2,31 ton barang bukti narkoba. "Kami juga bersineigi dengan institusi terkait seperti TNI dan Polri, Pemerintah, dan tak lupa DPRD tandasnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar menerangkan deklarasi tersebut menunjukkan bahwa anggota dewan siap membantu BNN dalam memberantas narkoba. Diajuga menyatakan persetujuannya jika seandainya diadakan tes urine untuk seluruh anggota dewan tanpa kecuali.

Wakil Gubernur Jatim Saiiuliah Yusuf mengatakan bahwa jumlah pengguna narkoba di Jatim pada tahun ini mencapai sekitar 740 ribu orang dengan 2.050 tersangka. sebanyak 1.965 orang didommasi usia 20-24 tahun. ’’Kerugian mencapai Rp 9,5 triliun ” jelasnya.

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved