Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

DPRD Sahkan Raperda APBD 2016 Menjadi Perda

 
11 November 2015

DPRD Sahkan Raperda APBD 2016 Menjadi Perda

Setelah melalui proses pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016  provinsi Jatim sebesar Rp 22 Triliun resmi disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim.

Dimana pengesahan APBD 2016 ini langsung dilakukan pada selasa (10/11) malam tepat pukul 23.10 WIB yang langsung ditandangani oleh Gubernur Jatim, dan Ketua DPRD serta empat Wakil Ketua DPRD Jatim.

Dimana APBD 2016 sebesar 22 Triliyun 239 Miliyar 722 juta 793 ribu 766 rupiah,  ini berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 15 Trilyun 92 Miliyar 63 Juta 771 ribu 766 rupiah, kedua dana perimbangan sebesar 3 triliun 434 Miliyar 813 juta 342 ribu rupiah. Ketiga lain - lain pendapatan daerah yang sah sebesar 3 Triliyun 712 miliyar 845 juta 680 ribu Rupiah. sedangkan Dana Belanja Daerah 23.050.802.946.617. rupiah.

Juru Bicara Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim, H. Samwil, SH mengatakan dengan mengucapkan Bismillah Fraksi Partai Demokrat Jatim dapat menyetujui dan mengesahkan Raperda APBD 2016 menjadi Perda, namun ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan.

Adapun catatan pertama yang perlu diperhatikan oleh pihak eksekutif yaitu, bahwa alokasi anggaran APBD yang ditujukan untuk meningkatkan kesejateraan ekonomi kerakyatan melalui UMKM dapat tersalurkan tepat sasaran, sehingga para pelaku UMKM di Jatim bisa bersaing menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 ini.

Kedua Gubernur perlu terus melakukan evaluasi standar dan kriteria yang menjadi ukuran pelayanan dasar dengan alokasi dana tersebut yang termonitor secara berkelanjutan. Ketiga pihaknya meminta kepada Gubernur Jatim agar selalu mendorong Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memberikan progress - report mengenai kemajuan masing - masing urusan pemerintah tersebut, dan juga masalah penyerapan besaran anggaran yang dialokasikan dalam APBD 2016 dapat ditingkatkan dan diperbaiki. Hal ini belajar pada serapan anggaran 2015 masih kurang terserap dengan baik.

"Kami berharap agar Jatim menjadi Provinsi pelopor dalam kinerja pembangunan melalui penetapan APBD 2016 ini, sehingga agenda sebagai provinsi pelopor pembangunan diharapkan menjadi penguat perekonomian Nasional,"ujarnya. (Panca)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved