Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

DPRD Usulkan 18 Raperda, Eksekutif 15

 
19 November 2015

DPRD Usulkan 18 Raperda, Eksekutif 15

Kinerja DPRD Jatim tahun 2015 tidak banyak menelurkan Peraturan Daerah (Perda) di tahun 2015 (18 Perda), kini lembaga Legislatif Jatim kembali mengusulkan I8 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pada tahun 2016.

Wakil Ketua Baperda DPRD Jatim, Irwan Setiawan mengatakan. program pembentukan Perda menjadi pedoman bagi DPRD dan Pemprov Jatim. Keputusan Program Pembentukan Perda dibuat dalam bentuk keputusan DPRD yang merupakan hasil koordinasi dan sinkronisasi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Selanjutnya program pembentukan perda ini akan menjadi pedoman bagi DPRD dan Pemprop Jawa Timur,” terang Irwan Setiawan.

Politisi PKS Jatim ini mengatakan, Dewan mengusulkan 18 raperda yang terdiri 6 usulan dibahas pada masa sidang pertama. Pada sidang pertama, pembahasan anatara lain Raperda tentang Pencabutan Perda, Raperda Pencegahan dan Pemberantasan Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba, Raperda Penyelenggaraan dan Perlindungan Nelayan, Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Perda No 14 tahun 2005 tentang perseroan terbatas Jatim Graha Utama (JGU). Raperda tentang Penataan dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, serta Raperda tentang Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Lokal dan Tenaga Kerja Asing di Jawa Timur.

Pada masa sidang kedua, lanjut Irwan. DPRD mengusulkan 7 Raperda meliputi Raperda tentang Perubahan atas Perda No 5 tahun 2011 tntang Pengeolaan Sumberdaya Air, Raperda tentang Perubahan kedua atas Perda No 5 tahun 1999 tentang Penggabungan 5 Perusahaan Daerah dan Perubahan Bentuk Hukum 5 Perusahaan Daerah menjadi Perseroan Terbatas Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur, Raperda tentang Perlindungan Situs Sejarah dan Benda Purbakala, Raperda tentang Perlindungan Kekayan Seni dan Budaya, Raperda tentang Perubahan atas Perda No 5 tahun 2004 tentang Pencegahan dan Perlindungan HIV/AIDS, Raperda tentang Mutu Pelayanan Kesehatan dan Raperda tentang Perubahan atas Perda No 9 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

Sedangkan pada masa sidang ketiga DPRD mengusulkan 5 usulan Raperda meliputi Raperda tentang Pengelolaan Barang Daerah, Raperda tentang Perubahan Atas Perda No. 12 tahun 2011 tentang Pengelolaan Air Tanah, Raperda tentang Perubahan atas Perda No 6 tahun 2012 tentang Pengelolaan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau - Pulau kecii tahun 2013 - 2032, dan Raperda tentang Penangananan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial.

Adapun Pemprov. Jawa Timur mengusulkan 15 Raperda yang pada masa sidang pertama ada 6 usulan Raperda. pada masa sidang kedua 4 usulan dan pada masa sidang ketiga 5 usulan Raperda. “Usulan pemerintah pada masa sidang pertama meliputi Raperda Sistern Kesehatan Provinsi, Raperda tentang Upaya Kesehatan, Raperda Perlindungan Ketenagakerjaaan,” terang Irwan.

Sedangkan pada masa sidang kedua salah satunya usulan Raperda tentang Kawasan Strategis Provinsi Kaki Jembatan Suramadu, Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Terakhir pada masa sidang ketiga usulannya meliputi Raperda tentang Kawasan Strategis Provinsi Bromo Tengger Semeru, raperda tentang Pengelolaan Pelabuhan Pengumpan Regional, dan Raperda tentang Pengelolaan dan Rencana zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau - Pulau Kecil. 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved