Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Pansus Tambang Tolak Pemutihan Perizinan

 
03 Desember 2015

Pansus Tambang Tolak Pemutihan Perizinan

 

Upaya Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengeluarkan Pergub No 26/2015 tentang Pemutihan  perizinan tambang di Lumajang dengan dalih untuk pembangunan ditolak oleh Ketua Pansus DPRD Jatim, Ahmad Hadinuddin. Pergub tersebut dikeluarkan karena terjadi krisis pasir di Jatim pasca kasus tewasnya aktivis lingkungan Salim Kancil di Selok Awar-awar, Lumajang.

 

Menurut Hadinuddin, pemutihan lewat Pergub justru memperpanjang persoalan. Mengingat legalisasi atau pemutihan tambang pasir  awal proses perizinannya tidak benar. Mulai dari studi kelayakan, Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), dan Upaya Pengelolaan Lingkungan - Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL).

 

"Jaminan reklamasi juga nggak ada. Tiba-tiba dapat izin dari Pemkab. Terus ketika wewenang pindah ke Provinsi, tiba-tiba legalisasi dengan pola yang sama tanpa ada persyaratan, dan sebagainya. Jadi kita menemukan banyak kejanggal saat turun ke Lumajang beberapa waktu lalu.”Kata Anggota Komisi D DPRD Jatim tersebut, ketika dihubungi, Kamis (3/12).

 

Hadinuddin menegaskan, alasan pemutihan untuk pembangunan di Jatim sama sekali tidak bisa dibenarkan. "Apapun alasannya, termasuk untuk pembangunan, nggak bisa dibenarkan kalau menabrak aturan. Nanti kita panggil ulang ESDM untuk kasus Lumajang," kata politikus Partai Gerindra tersebut.

 

Kejanggalan lain, lanjut Hadinuddin, terkait pajak. Pada 2014 pajak masih di angka Rp 79 juta namun pada 2015 hanya Rp 48 juta. Padahal perusahaan tambang bekerja sangat eksploitatif. 


"Berarti ada main mata di situ, antara penguasa (Pemkab) dan perusahaan tambang. Tak menutup kemungkinan legalisasi (pemutihan yang diberikan ESDM) juga bagian dari main mata," nilainya.(Adi)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved