Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Ketat Pengawasan, Gali Potensi Pertambangan

 
08 Desember 2015

Ketat Pengawasan, Gali Potensi Pertambangan

Pengawasan ketat terhadap pertambangan menjadi moment penting, agar penataan dan penggelolaan tambang di Jawa Timur bisa berjalan optimal. Sehingga, potensi penggelolaan sumber daya alam benar-benar bisa digunakan untuk setinggi-tingginya kemakmuran rakyat. Selain itu, perusahaan pertambangan, harus taat dengan ketentuan perundang-undangan atau peraturan yang berlaku, seperti adanya dana jaminan ke Pemerintah untuk melakukan perbaikan lingkungan pasca kegiatan pertambangan.

Anggota Komisi A DPRD Jatim, Ach. Firdaus Febrianto menyampaikan, kebijakan aturan adanya dana jaminan untuk perbaikan lingkungan sebenarnya sudah ada. Namun, dalam prakteknya masih banyak terjadi perusahaan pertambangan yang terlibat dalam eksplorasi tidak melakukan kewajibannya tersebut. Akibatnya, banyak lokasi atau bekas pertambangan menjadi rusak eskosistemnya dan ini, menjadi salah satu persoalan sosial di masyarakat.

“Aturannya sudah ada, namun kenyataan di lapangan, banyak perusahaan tambang tidak melakukan kewajibannya untuk perbaikan lingkungan. Ini juga harus menjadi jaminan, sehingga tidak semua lokasi tambang bisa dieksloitasi,” tandas Firdaus Febrianto.

Politisi Partai Gerindra ini, membeberkan lemahnya penegakan perda dan lemahnya penegakan peraturan Pemerintah menjadi ladang empuk pelaku eksplorasi. Mereka mengangap enteng, jika berurusan dengan dokumen kebutuhan pertambangan. Untuk menata pertambangan, Pansus Tambang melakukan berbagai upaya.

Diantaranya, menginfentarisir seluruh potensi pertambangan di Jawa Timur. Dimana Pansus yang dibentuk, akan melihat mana lokasi pertambangan yang bisa dieksplorasi dengan sejumlah persyaratan dan mana lokasi pertambangan yang tidak akan mungkin dilakukan eksplorasi. “Ini penting, agar tidak semua lahan di Jawa Timur rusak, karena hanya mengejar potensi pertambangan, tanpa melihat resiko atau dampak yang terjadi, karena eksplorasi,” tutur dia. (Hidayat)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved